oleh

2019 PGN Rencana Tambah 20.000 Jargas

radarlampung.co.id – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Area Lampung di tahun 2019 berencana akan menambah 20.000 jaringan gas (jargas) rumah tangga. Tetapi dengan kemampuan PGN menggunakan 10.000 pipa yang sudah terpasang dan sisanya 10.000 akan bangun jaringan pipa baru.

Sales Area Head PT PGN Lampung Wendi Purwanto mengatakan memang sudah ada permintaan dari pemerintah provinsi Lampung untuk menambah jargas. Tadinya mau ditahun 2018, tetapi harus jarak dua tahun yaitu kalau dari tahun 2017 mungkin baru bisa direalisasikan pada tahun 2019.

“Secara resmi terkait permintaan tambahan jargas sudah kami terima, mudah-mudahan bisa terealisasi tahun depan (2019,red) bisa terpasang sampai 20.000 jargas, tapi dengan syarat sesuai kemampuan PGN menggunakan 10.000 pipa yang sudah terpasang dan sisanya 10.000 akan bangun jaringan pipa baru”ujar Wendi saat ditemui tim radarlampung.co.id, Jumat (23/3).

Proses pemasangan jargas pada tahun 2017. Foto IST

Kunjungan ke PGN kali ini dipimpin langsung General Manager Radar Lampung Online Agus Purnomo beserta Manager Iklan Masriani dan redaktur Radar Lampung Online Anggri Sastriadi dan Yunike Purnama.

Dari informasi yang didapat Lampung mendapat kuota hingga 10.321 rumah tangga dengan pemasangan Pipa PE atau Poly Ethelene hingga 184.024 meter hingga akhir tahun 2017.

Lampung menjadi wilayah mendapatkan kuota Jargas terbesar se-Indonesia hingga 10.321 rumah tangga dengan pemasangan Pipa PE 184.024 meter yang terbagi dalam 16 sektor wilayah, pengerjaan jargas saat ini sudah selesai semua hanya tinggal pemulihan infrastrukturnya kembali.

Dalam pertemuan kali ini ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat yang sudah mendapatkan jargas tetapi infrastrukturnya belum diperbaiki, terlebih dahulu bisa langsung hubungi call center PGN Pusat di nomor 1500 645.

“Hal ini agar keluhannya bisa terpantau dari pusat, maka responnya bisa lebih cepat diinstruksikan ke kontraktornya. Jadi bukannya PGN Lampung tidak merespon keluhan warga kalau ada jalan yang belum diperbaiki, justru kami memberikan jalan biar cepat direspon dan dari kami tetap memantau,”papar Wendi.

Komentar

Rekomendasi