oleh

Dilantik Jadi Anggota DPR, Politisi Ini Justru Sedih, Ada Apa?

 

radarlampung.co.id – Nama Ariyanto Munawar resmi menjadi wakil rakyat di Senayan dari daerah Pemilihan (Dapil) Lampung I, menggantikan Musa Zainudin yang tersandung kasus korupsi. Namun, politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini justru mengaku merasa sedih.

Diwawancarai radarlampung.co.id, mantan Sekretaris Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung ini menyatakan, setelah empat hari dilantik dia tak akan menggelar syukuran. Ariyanto dilantik untuk Pergantian Antar Waktu (PAW) Musa Zainudin, pada Selasa (20/3), bersamaan dengan lima orang lainnya di DPR RI.

“Saya ini justru sedih setelah dilantik menjadi anggota DPR RI. Sebab, terus terang saya ini keinget sama saudara dan sahabat saya Musa Zainudin yang saya gantikan. Saya nggak enak betul, karena saya sudah bersahabat dengan dia sejak tahun 1985 pertama masuk Lampung. Jadi saya nggak akan menggelar syukuran setelah jadi Dewan ini. Kalau meminta doa selamat atau bahasa Jawanya selamatan, iya saya akan selamatan,” kata Aryanto, Sabtu (24/3).

Menurutnya, dalam perjalanan karir politiknya di PKB, dia tak pernah sekalipun bermimpi akan menjadi wakil rakyat. Menurutnya, wakil rakyat sebenarnya justru lebih rendah satu tingkat dari rakyat itu sendiri. “Saya tadinya sebagai rakyat justru lebih tinggi, sekarang kan jadi utusan rakyat. Untuk itu, sebisa mungkin saya akan menjalankan amanah ini,” tukasnya.

Sebelum dilantik, sambung Ari—sapaan akrabnya, dia sudah bertemu dengan Musa di Lapas Sukamiskin Bandung, Jawa Barat tempat Musa menjalani hukuman. Dia menyatakan, bahwa justru Musa yang memintanya untuk segera siap-siap dilantik. Seharusnya sudah sejak Juli 2017 lalu Ariyanto bisa dilantik menjadi anggota DPR RI.

“Saya itu sudah diberitahu oleh DPP yakni oleh Cak Imin (Ketum PKB Muhaimin Iskandar, Red), akan dilantik proses PAW sejak Juli 2017 lalu. Tapi saat itu tegas saya menolak. Saya nggak mau dilantik, sedangkan Musa disidang. Nanti sajalah. Setelah bertemu Musa dan ngobrol, malah dia yang meminta saya. Akhirnya saya mau. Sebab, menurut saya persahabatan itu yang lebih penting dibandingkan sebuah jabatan,” ucapnya.

Tergabung di Komisi IX yang membidangi Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Ari mengaku masih akan mengikuti orientasi dulu di DPR RI. Menurutnya, terkait program untuk memperjuangkan daerah Lampung semua akan disinergikan dengan seluruh anggota DPR RI asal Lampung di Senayan. “Nanti saya orientasi dulu. Sekarang saya lagi di Lampung, Besok berangkat ke Jakarta dan Senin sudah aktif lagi. Saya akan sinergikan dengan rekan-rekan anggota DPR RI lainnya dari Lampung meskipun berbeda partai,” tandasnya.

Diketahui, perjalanan karir politik Aryanto dimulai dengan menghabiskan masa sekolahnya hingga SMA di Palembang, Sumatera Selatan. Dia tercatat pernah mencalonkan diri wakil bupati Lampung Tengah, Sekretaris PWNU Lampung periode 2012-2017. Ketua DPD KNPI Lampung 2005-2008, Ketua PMII Lampung 1991-1992, dan Ketua DPD AMII Lampung 1997-2002. Aryanto juga dikenal sebagai kader militan PKB. (rlo/gus)

 

 

Komentar

Rekomendasi