oleh

Dalam Sehari Dua Mobil Fuso Alami Kecelakaan dan Satu Terperosok

radarlampung.co.id – Sebuah kendaraan dump truck bernomor polisi BE 9516 CE terpelosok kejalur kiri di Jalan Soekarno Hatta tepatnya didepan Kampus Polinela, Bandarlampung, Minggu (25/3).

Sebelum terjadi kecelakaan, mobil dump truck yang dikemudikan Badrun dan mobil dump truck bernomor polisi BE 9405 CU yang dikemudian Junaidi sama-sama datang dari Tugu Radin Inten menuju kearah Panjang.

Dump truck bernomor polisi BE 9516 CE terpelosok kejalur kiri di Jalan Soekarno Hatta tepatnya didepan Kampus Polinela, Bandarlampung, Minggu (25/3). Foto Hendra/radarlampung.co.id

“Pada saat mendekati Kampus Polinela, mobil Junaidi hendak berpindah lajur kiri dan dari arah belakang datang mobil Badrun tidak memberikan kesempatan dan memaksakan untuk tetap berjalan. Akibatnya, mobil terperosok terbalik mengenai pagar pembatas Kampus Polinela,” jelas Wakasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP Ridho Rafika, Munggu (25/3).

Ia menambahkan, dari keterangan warga sebelum terjadinya kecelakaan kedua kendaraan memang sudah saling salip menyalip dan tidak memberi selah dalam berkendaraan sehingga kecelakaan lalu lintas terjadi.

“Kedua kendaraan bak belakang samping kiri mobil truck Fuso Isuzu warna putih mengenai spion depan samping kanan kendaraan mobil truck Fuso Mitsubishi warna orange. Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materil pagar Kampus Polinela yang tertimpa kendaraan mobil truck Fuso warna orange yang terbalik,” terangnya.

Dan kejadian yang sama juga terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung. Sebuah mobil dump truk milik PT Waskita Karya bernopol BE 9422 AQ juga terperosok ke sebuah saluran irigasi. Tepatnya di depan Kantor PT Waskita Karya, Minggu (25/3).

Yono (52) saksi mengatakan, kejadian tersebut bermula pada saat mobil dump truk tersebut ingin mengantarkan aspal.” Ya kejadian sekitar pukul 10.00 WIB pagi tadi, tiba-tiba mobil itu hendak masuk kekantor tersebut dan saat membelok ban belakang sebelah kiri masuk ke irigasi,” ujarnya kepada radarlampung.co.id.

Menurutnya, saluran air tersebut memang cukup dalam yang mencapai 2,5 meter.” Awalnya pengemudi tidak mengira kalau dia mengemudikannya terlalu memepet ke kiri makanya terjadi seperti itu,” terangnya.

Pantauan radarlampung.co.id, sampai sore ini mobil tersebut telah berusaha untuk dievakuasi oleh petugas Satuan Lalu Lintas Polresta Bandarlampung, menggunakan sebuah alat berat. Dan untuk lalu lintas di lokasi kejadian juga tidak mengalami kemacetan. (adm/hen/ang)

Komentar

Rekomendasi