oleh

Terbukti Bantu Kepsek Korupsi, Honorer dan Bendahara Divonis Segini..

radarlampung.co.id – Mantan Bendahara SMP 24 Bandarlampung Ayu Septaria dan honorer SMP 24 Bandarlampung Eti Kurniasih divonis satu tahun enam bulan pidana penjara. Tak hanya itu majelis hakim yang diketuai oleh Novian Saputra juga mengganjar keduanya dengan pidana denda Rp50 juta subsider enam bulan kurungan.

Majelis hakim menilai keduanya terbukti melanggar pasal dalam dakwaan subsidair yakni pasal 3 juncto pasal 18 UU Nomor 31/1999 sebagimana diubah dan ditambah kedalam UU Nomor 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi. “Menjatuhkan pidana penjara selama satu tahun enam bulan pidana penjara,” kata hakim ketua Novian Saputra di Pengadilan Tipikor Tanjungkarang, Senin (26/3) sore. Atas putusan itu baik jaksa dan kedua terdakwa menyatakan pikir pikir.

Hakim menyatakan keduanya turut serta membantu mantan kepala sekolah Helendrasari yang sudah divonis terlebih dahulu dalam melakukan tindak pidana korupsi kasus dana Bantuan Siswa Miskin. Vonis itu terjun bebas dari tuntutan jaksa penuntut umum. Sebelumnya, jaksa penuntut umum Patar Daniel dalam tuntutannya menuntut keduanya dengan pidana penjara selama 4 tahun 6 bulan dan denda Rp200 juta subsider tiga bulan kurungan.

Baca :   Ini Tersangka Dugaan Korupsi Proyek RSUD Pringsewu

Dalam kasus ini diketahui, Helendrasari membentuk panitia peserta didik baru (PPDB) jalur bina lingkungan (Siswa yang akan mendapat bantuan BSM) yang bertanggung jawab menerima dan menyeleksi berkas siswa baru jalur bina lingkungan.

Usulan nama-nama siswa yang akan mendapat bantuan SPP siswa miskin (jalur bina lingkungan, Red) yang sudah diverifikasi oleh tim seharusnya dirapatkan dan diumumkan. Namun, Helendrasari meminta Ety mengganti nama-nama tersebut. Ini dilakukan dengan cara membuat surat keterangan tidak mampu fiktif. (nca/ang)



Komentar

Rekomendasi