oleh

Unila Gandeng Kementerian PUPR Bangun Rusunawa

radarlampung.co.id – Peletakan batu pertama (Ground Breaking), dengan ditandainya suara sirine menadakan pembangunan Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kampus Universitas Lampung (Unila) telah dimulai hari ini, Selasa (10/4).

Peletakan batu pertama dilaksanakan oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Indonesia (PUPR), Mochamad Basoeki Hadimoeljono yang diwakili oleh Direktur Rumah Susun Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian (PUPR), Kuswardono.

Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Universitas Lampung (Unila) Muhammad Kamal mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka upacara ground breaking pembangungan Rusunawa Mahasiswa Fakultas Lampung. Pada periode ini Unila sangat membutuhkan fasilitas atau infrastruktur terkait yang ada di Unila.

“Disisi lain, walaupun kebutuhan ini sangat mendesak untuk kepentingan Unila tetapi kita semua sadar ketersediaan dana yang ada di Unila baik dari PNBP ataupun non PNBP tidak bisa memenuhi tuntutan kebutuhan pengembangan infrastruktur sains teknologi. Dengan itulah Unila mencoba untuk berupaya berkomunikasi dan bekerjasama kepada pihak-pihak lain untuk mendapatkan bantuan uluran tangan dalam proses pengembangan infrastruktur sains dan teknologi tersebut,” terangnya kepada radarlampung.co.id, Selasa (10/4).

Ia menambahkan, dengan adanya kerjasama antara pihak terkait, Pemerintah Daerah (Pemda) dapat mengibahkan gedung Rumah Sakit pendidikan Unila dan gedung lainnya. Terakhir, pihaknya mendapatkan bantuan dari pemerintah terkait pembangunan rusunawa.

“Kehadiran Rusunawa sederhana ini untuk mahasiswa di Unila dan tentunya memiliki sisi yang sangat strategis, karena dengan kehadiran rusunawa akan sangat membantu bagi para mahasiswa yang memang memiliki kemampuan dibawah standar dan kesulitan untuk tempat tinggal selama menempuh pendidikan,”ujarnya.

Dengan adanya rusunawa, tentunya dapat memiliki manfaat khususnya dalam segi ekonomi standar, mahasiswa bisa bermukim ditempat yang dekat dengan kampus dan dengan biaya yang sangat terjangkau.

“Selanjutnya dengan hadirnya rusunawa, tentu sangat membantu dalam proses pembangunan karakter para mahasiswa. Mereka yang tinggal di rusunawa akan mengikuti berbagai kegiatan yang dibina oleh para dosen melalui Wakil Rektor Bidang Kemahasisswaan,” jelasnya.

Terpisah, Direktur Rumah Susun Dirjen Penyediaan Perumahan Kementerian (PUPR), Kuswardono, mengatakan, mudah-mudahan dalam pembangunan rusunawa Unila tersebut dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Rusunnwa ini akan selesai bulan November mendatang. Jadi kami mohon partisipasi pengawasan yang baik dari Unila agar supaya tepat waktu dan mempunuai fasilitasnya yang baik,” tutupnya.(adm/ynk)

Komentar

Rekomendasi