oleh

Polres Pesawaran Gelar FGD Persiapan Pilkada

radarlampung.co.id – Kepolisian Resor Pesawaran sudah memetakan beberapa wilayah di Kabupate Pesawaran yang dikhawatirkan terjadi gesekan selama tahapan Pilkada 2018.

Sehingga salah satu langkah konkrit mengantisipasi hal tersebut, Polres Pesawaran gelar Focus Grup Discusion bersama stakeholder  yang dipusatkan di Aula Pemda Pesawaran, Kamis (12/4).

“Kita sudah melakukan mapping terhadap wilayah-wilayah yang dimungkinkan terjadi gesekan dari fanatisme pendukung dari para calon. Dan, kita sudah mempersiapkan  dari setiap tahapan pikada bisa berjalan aman dan menjaga stabiltas kamtibmas untuk Pilkada Lampung,”ungkap Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi.

Baca :   KPU Pringsewu Siapkan Tiga Agenda

Dikatakan, kegiatan FGD yang dihadiri para tokoh, mulai dari tokoh agama tokoh adat hingga tokoh masyarakat. Dari seluruh komponen yang terlibat diharapkan dapat sebagai peredam buat situasi pilkada saat sudah mulai panas. Karena mesin partai sudah mulai penetrasi ke warga untuk menarik simpati.

“Nah, dari dukungan tokoh dan semua komponen diharapkan dapat memberikan kesejukan dan kedamanian dalam menjaga situasi.  Walaupun ada perbedaan dalam pilihan namun tetap dalam kerangka demokrasi,”ucapnya.

Selanjutnya, Ketua MUI Lampung Khairudin Tahmid menambahkan bahwa pihaknya memberikan apresiasi atas kegiatan FGD yang digagas Polres Pesawaran sebagai upaya menjaga situasi kamtibmas selama tahapan pilkada.

Baca :   Sepakat Pilkada Pesawaran Luber, Jurdil, Bersih, Transparan, Partisipatif dan Berkualitas

Selanjutnya, ada 171 daerah yang pilkada pada Juni 2018. Terdiri dari 17 Provinsi, 115 Kabupaten dan 39 Kota se -Indonesia.

“Saya apresiasi langkah yang diambil Polres, karena memberikan kesadaran dan pencerahan dalam rangka suskesnya pilkada 2018 ini. Kami membuat maklumat terkait upaya dalam menyukseskan Pilkada. Karena salah satu tugas kami memberikan fatwa terhadap peristiwa – peristiwa yang memerlukan fatwa dan memberikan penyuluhan berkaitan dengan kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara,”tandasnya. (ozi/ynk)



Komentar

Rekomendasi