Bandarlampung Diduga Depresi Penyebab Pria di Kemiling Gantung Diri

Diduga Depresi Penyebab Pria di Kemiling Gantung Diri

Suasana ruko tempat pria yang gantung diri di Kemiling digaris polisi, Senin (16/4) malam. Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id- Pria yang ditemukan tewas gantung diri di dalam toko miliknya di Jalan Imam Bonjol, Kemiling, Bandarlampung, diketahui bernama Junaidi (50) warga Jalan Persada, Gang Alfatah 2, Kemiling.

Susilo, tetangga korban menceritakan, jenazah korban ditemukan pertama kali oleh istrinya bernama Indrayanti, dengan keadaan sudah tergantung dicdalam toko baju miliknya.

“Pertama kali itu yang menemukan istri, waktu masuk dalam toko melihat suaminya tergantung,” ujarnya saat ditemui dilokasi, Senin (16/4) malam.

Menurutnya, korban terakhir terlihat sekitar tiga hari yang lalu dan korban dikenal ramah kepada orang. “Setahu saya dia (korban) dikenal baik dan nggak punya masalah di lingkungan maupun dengan keluarga,” paparnya.

Sementara itu, Kapolsek Tanjungkarang Barat, Kompol Hapran mengatakan, bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri menggunakan tali di dalam kamar mandi.

“Dugaan sementara korban gantung diri karena depresi. Saat ini jenazah korban sudah dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria ditemukan tewas diduga gantung diri di dalam toko baju usahanya di Jalan Imam Bonjol, Kemiling Raya, Bandarlampung, Senin, (16/4). (ndi/ang).

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini