oleh

Dua Kakak Beradik Menyesal!

radarlampung.co.id- Pembunuhan didasari sakit hati yang dilakukan oleh tersangka kakak beradik Dede Setiawan (27) dan Muhamad Alfin (24), membuat keduanya menyesal atas perbuatannya.

Tersangka Dede Setiawan mengaku bahwa dirinya sangat menyesal apa yang telah dilakukan bersama adiknya tersebut. Dan keduanya pun mengaku khilaf atas tindakannya menghilangkan nyawa korban.

“Kami khilaf dan menyesal pak. Tapi, kami lakukan sakit hati terhadap korban,” ujarnya di Mapolresta Bandarlampung, Rabu, (18/4).

Sementara itu, tersangka Muhamad Alfin menceritakan, bahwa kejadian tersebut dirinyalah yang melakukan penusukan terhadap korban.

“Dia (korban) saya tusuk lima kali, pisaunya itu sudah saya bawa dari rumah. Kalau kakak saya cuma nganter aja. Terus kakak saya juga yang pukul pakai balok,” terangnya.

Dia menambahkan, perbuatan itu dilakukan karena sakit hati terhadap korban yang telah mengganggu keluarganya.

“Saya sakit hati karena dia suka melorotin duit ibu saya, ibu sering kasih duit ke dia tanpa sepengetahuan ayah,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Seorang pria diketahui bernama Leo Adya Winata (39) warga Pangkalan Kasau, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau ditemukan tewas dengan mengalami beberapa luka tusukan senjata tajam di Jalan Soekarno Hatta, By pass, Panjang, Bandar Lampung, Selasa, (17/4), sekitar pukul 15.30 WIB. (ndi/ang)

Komentar

Rekomendasi