Berita Utama MS Corporation Teken MoU E-Commerce Satmakura Libatkan Beberapa Instansi Terkait

MS Corporation Teken MoU E-Commerce Satmakura Libatkan Beberapa Instansi Terkait

radarlampung.co.id – Mochtar Sany Corporation (MSC) melaksanakan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT. Pos Indonesia, DPD Ikatan Pelaku-Pelaku Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (IPPMI) Provinsi Lampung, dan Asosiasi BPD Lampung untuk mengembangkan warung Satmakura di desa dengan berbasis E-Commerce.

Turut hadir dalam acara MoU tersebut yaitu, Kepala Regional III Wilayah Sumbagsel Babel PT Pos Indonesia Iwan Gunawan, Ketua IPPMI Lampung Ali Rukman, Ketua Kadinda Lampung, Ketua Forum Komunikasi BPD Alianto, perwakilan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Lampung Kol (Purn) Sudardi, Direktur Utama PT.BPR Lampung Bina Sejahtera Dwitya Agung Prajna, Ketua Gerbangsari Lampung Caroline.

Komisari MSC Mochtar Sany F. Badrie mengatakan, kondisi masih minimnya produk usaha kecil dan produk pertanian masuk kedalam aplikasi online dan perkembanhan teknologi informasi di masyarakat, membuat ia terdorong untuk menggandeng beberapa instansi terkait.

“Maka dari itu, saya berencana untuk mengembangkan warung Satmakura di seluruh desa-desa yang ada di Provinsi Lampung ini,” ujarnya, sesudah melaksanakan kegiatan MoU di Laboratorium Satmakura di Jalan Pangeran Tirtayasa, Campang Raya, Sukabumi, Bandarlampung, Kamis (26/4).

Mantan Anggota MPR RI periode 2000-2005 ini pun menambahkan, hadirnya Warung Satmakura ini dimaksudkan untuk membantu masyarakat di desa, untuk memenuhi kebutuhan dasarnya dan juga membantu para petani desa khususnya menjadi produsen barang, jasa, dan produk unggulan untuk di jual ke seluruh nusantara.

“Dan yang terpenting adalah mendorong masyarakat melalui kelompok turut ambil bagian dalam mendirikan dan memiliki saham Warung Satmakura yang akan hadir di tempatnya masing-masing,” ungkapnya.

Dan diharapkan dengan kerjasama ini akan membebaskan masyarakat dari kemiskinan, dan keterbelakangan sturuktural. “Yang paling utama untuk memaslahatkan bangsa dan negara menuju terwujudnya baldatun toyyiban wa robbun ghafur,” tegasnya. (rlo/ang)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini