oleh

Empat Menteri Siap Hadiri Rakorwil Kadin Indonesia

radarlampung.co.id- Lampung mendapat kehormatan dengan menjadi tuan rumah event nasional Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Barat KADIN (Kamar Dagang dan Industri) Indonesia.

Dijadwalkan 4 menteri bakal mengadiri Rakorwil yang akan diselenggarakan pada 13-15 Mei 2018 di Hotel Novotel Bandarlampung.

Panitia Rakorwil Ketua Bidang Transportasi dan Perlengkapan Ismuliadi Zakaria mengatakan sudah melakukan rapat persiapan di Kantor KADIN Lampung. Ia menjelaskan 40 orang panitia telah siap menyelenggarakan dan mensukseskan Rakorwil serta menyambut tamu-tamu penting.

“Rencana empat Menteri yang akan datang yaitu Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadi Mulyono, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya dan Ketua Umum KADIN Indonesia Rosan Perkasa Roeslani,”ujar Ismuliadi.

Nantinya Menteri Kabinet Jokowi itu akan disambut langsung Ketua KADIN Lampung, DR. Muhammad Kadafi.

Lebih lanjut, ia menyampaikan Kadin Lampung juga tengah persiapkan menyambut 40 orang rombongan dari pengurus Kadin Pusat dan delegasi pengurus Kadin dari 9 Provinsi Wilayah Barat se-Sumatera.

“Rakorwil juga akan dihadiri Plt. Gubernur Lampung, Walikota dan Bupati se-Provinsi Lampung. Persisnya, akan hadir 832 tamu undangan penting ke Lampung. Karena itu, kita panitia wajib mensukseskan acara ini, baik sukses sebagai tuan rumah Rakorwil maupun sukses mencapai target tema Rakorwil sesuai yang kita agendakan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Panbes Rapimwil Kadin Lampung, DR. Yuria Putra Tubarad mengatakan agenda pembahasan yang akan dibahas yaitu sub sektor penting yang berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi daerah untuk wilayah Barat Indonesia. Rakorwil akan membidik tema sektor infrastruktur pertanian dan perkebunan, energi dan sumber daya mineral (ESDM).

“Pada intinya Kadin Indonesia ini menggelar Rakorwil untuk memberikan nilai tambah ekonomi pada wilayah Barat Indonesia, khususnya dan nilai tambah untuk sektor ekonomi,” tegasnya. (rls/abd/ynk)


Komentar

Rekomendasi