Bandarlampung Terbukti Jambret Guru SMA, Pria Ini Diciduk Polisi

Terbukti Jambret Guru SMA, Pria Ini Diciduk Polisi

Pelaku jambret yang diringkus Polisi. Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id
Pelaku jambret yang diringkus Polisi. Foto Andi Apriyadi/radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – Tim Khusus Antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung bersama unit Reskrim Polsek Tanjungkarang Timur berhasil meringkus satu tersangka spesialis penjambretan yang kerap beraksi di wilayah Kota Bandarlampung.

Tersangka jambret yakni Ismail (29) dibekuk dikediamannya Desa Hanura, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran, Rabu, (16/5), dari hasil penangkapan petugas juga mengamankan barang bukti berupa tujuh buah tas milik korban dan plat nomor sepeda motor.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung Cahyo mengatakan, tersangka berhasil ditangkap berkat penyelidikan terhadap serangkaian aksi tindakan pidana kejahatannya.

“Tersangka ini mencari korbannya wanita yang mengendarai motor sambil membawa tas. Kemudian pelaku mengikuti, ketika ditempat sepi pelaku memepet korban merampas tas atau handphone yang dipegang korbannya,” ujarnya di Mapolresta Bandarlampung, Kamis, (17/5).

Dalam aksinya, lanjut Harto, tersangka ini memiliki komplotan, dari penangkapan satu berhasil ditangkap, sedangkan tiga pelaku masih dalam pengejaran, dalam aksinya para pelaku tidak segan-segan melukai korbannya.

“Dari hasil penyelidikan tersangka sudah 11 kali beraksi. Karena, dari rumahnya kami amankan belasan tas. Mereka miliki komplotan, tiga pelaku lagi DPO,” jelasnya.

Dia menambahkan, hasil pemeriksaan. kepada tersangka ternyata yang pernah menjadi korban penjambretan yakni dua orang guru SMA Negeri 10 Bandarlampung, Jalan Makam Pahlawan, Way Halim, pada beberapa waktu lalu.

“Pelaku ini juga yang menjambret tas milik seorang guru di Way Halim. Tapi, paling banyak jalankan aksinya di Jalan P. Antasari,” tandasnya. (ndi/ang)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini