oleh

Kalapas Tersangka, Keluarga Minta Kuasa Hukum Mundur

radarlampung.co.id – Diduga kecewa atas penetapan tersangka Kalapas II A Kalianda Lampung Selatan non aktif Muchlis Adjie oleh BNNP Lampung, pihak keluarga meminta kuasa hukum tersangka untuk mundur mendampingi.

Erwin Elsa mantan kuasa hukum tersangka Kalapas mengatakan, kedatangannya hari ini Senin (21/5), ke kantor BNNP Lampung yang terakhir kali hanya menyelesaikan tanggungjawab profesi sebagai kuasa hukum yang bersangkutan

“Tadi, kami sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga klien saya tadi, dan hasilnya pihak keluarga meminta kami untuk mundur menjadi kuasa hukum yang bersangkutan, pengudurannya sejak tiga jam tadilah,” ujarnya saat ditemui di kantor BNNP Lampung, Senin, (21/5).

Terkait alasan pihak keluarga meminta mundur mendampingi yang bersangkutan dirinya pun tidak mengetahui.”Kami tidak tahu alasannya kenapa, tapi yang jelas kami datang kesini menunggu hasil penyelidikan dari pak Richard, bahwa hari inikan akan ditentukan status beliau,” jelasnya.

Dirinya pun mengaku terkejut, dikarenakan mantan klainnya tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka oleh BNNP Lampung.

“Saya juga baru tahu ini kalau telah ditetapkan sebagai tersangka, secara lidik saya belum terima surat tersebut kalau ada perubahan status. Karena kemarin saya hanya menangani sebagai pemeriksa atas penangkapan, sementara terkait status tersangka kami belum terima sebagai PH,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menetapkan Kalapas Kelas II A Kalianda Lampung Selatan non aktif Muchlis Adjie sebagai tersangka terkait perkara aliran dana. Hal itu diungkapkan, Kepala BNNP Lampung Brigjen Tagam Sinaga.

“Sudah ada peningkatan dan telah ditetapkan sebagai tersangka, dia ditetapkan sebagai tersangka karena ada aliran dana. Tapi untuk kesalahan lainnya nanti biar pengadilan saja,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat ditemui di kantor BNNP Lampung, Senin, (21/5). (ndi/ang)



Komentar

Rekomendasi