oleh

Wah, Tersangka Marzuli Kerap Biayai Kegiatan di Lapas Kalianda

radarlampung.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung terus menelusuri aliran dana gelap peredaran narkoba yang dikendalikan oleh tersangka Marzuli narapidana Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Kalianda Lampung Selatan.

Setelah penetapan tersangka Kalapas II A Kalianda Lampung Selatan non aktif Muchlis Adjie yang diduga menerima aliran dana dari tersangka Marzuli.

Selain mengendalikan narkoba dari dalam Lapas, ternyata Marzuli mantan anggota Polri yang terlibat kasus narkoba dan dituntut delapan tahun penjara selalu membiayai kegiatan yang ada di Lapas.

Plt. Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Lampung, Richard PL Tobing mengatakan, bahwa tersangka Marzuli ini yang selalu membantu atau membiayai setiap kegiatan yang ada di Lapas Kalianda.

“Marzuli ini sering membiayai apa yang ada di Lapas, salah satunya seperti kegiatan pertandingan futsal antara Lapas se-Lampung yang digelar beberapa waktu lalu,” ujarnya saat dihubungi via telepon, Rabu, (23/5).

Saat ditanya terkait perkembangan terbaru hasil pemeriksaan tersangka Kalapas Kalianda, pihaknya belum dapat menjelaskannya. “Untuk saat ini belum ada perkembangan yang baru,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menetapkan Kalapas Kelas II A Kalianda Lampung Selatan non aktif Muchlis Adjie sebagai tersangka terkait perkara aliran dana. Hal itu diungkapkan, Kepala BNNP Lampung Brigjen Tagam Sinaga.

“Sudah ada peningkatan dan telah ditetapkan sebagai tersangka, dia ditetapkan sebagai tersangka karena ada aliran dana. Tapi untuk kesalahan lainnya nanti biar pengadilan saja,” ujarnya kepada radarlampung.co.id, saat ditemui di kantor BNNP Lampung, Senin, (21/5). (ndi/ang)



Komentar

Rekomendasi