oleh

Tegas, BNNP Tolak Penangguhan Penahanan Muchlis Adjie, Ini Alasannya

radarlampung.co.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung tegas menolak penangguhan penahanan tersangka Kalapas Kelas II A Kalianda nonaktif Muchlis Adjie, yang diajukan Kantor Wilayah Kemenkumham Lampung.

Kepala BNNP Lampung Brigjen Tagam Sinaga mengatakan, pihaknya telah menerima surat penangguhan penahanan dari Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono.

“Hari ini kami terima suratnya, namanya bermohon boleh-boleh saja, tapi jawabannya sudah kami tahan dan tidak bisa ditangguhkan,” ujarnya, Kamis (24/5).

Tagam mengungkapkan, alasan menolak penangguhan dikarenakan dari hasil penyidik yang menangani kasus tersangka Kalapas Kalianda nonaktif.

“Rekan-rekan tahu ketika kami meminta handphone untuk kasus ini tidak diberikan, kami minta CCTV dirusak. Itulah alasan penyidik tidak kooperatif bahkan menghalangi penyelidikan sehingga penyidik mengajukan penahanan, saya selaku kepala BNN mengikuti alasan penyidik saja,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Peredaran narkoba didalam Lembaga Permasyarakatan (Lapas) bukan isapan jempol. Tapi, inilah faktanya ada sebuah kejahatan yang diatur secara terorganisir di dalam Lapas.

Hal itu diungkapkan Kepala BNNP Lampung Brigjen Tagam Sinaga.

“Apa yang disampaikan oleh kepala BNN Pusat Komjen Pol Heru Winarko ketika kunjungannya ke Lampung, bahwa jaringan narkoba didalam diatur secara terorganisir dan dikendalikan narapidana,” ujarnya, Kamis, (24/5). (ndi/gus)



Komentar

Rekomendasi