oleh

Kakanwil: Kejadian di Lapas Kalianda, Saya Tidak Lepas Tangan

radarlampung.co.id – Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono mengatakan, pertanyaan yang diajukan oleh BNNP Lampung kaitannya dengan kejadian di Lapas Kelas II A Kalianda dan hal yang terutama identitas dirinya.

“Sudah saya jelaskan kepada penyidik terkait organisasi ini dan kegiatan di Lapas juga tanggungjawab saya. Tapi, kalau lihat dari sisi organisasi tanggungjawab Kalapas,” ujarnya, Rabu, (30/5).

Menurutnya, meski didalam Lapas ada kepala devinisi kemasyarakatan, tapi dirinya tidak mencoba melepas tangan. Pihaknya tetap tertanggungjawab. “Jadi saya berjanji kejadian ini tidak akan terjadi lagi seperti di Lapas Kalianda. 16 Lapas Rutan yang ada diwilayah Lampung akan ditingkatkan satgas,” jelasnya.

Bambang pun tidak membantah telah memberikan izin cuti kepada Kalapas Kalianda dan ia yang menandatanganinya langsung. “Waktu itu saya telah memberikan izin cuti, itu saya tandatangani pada hari senin,” ungkapnya.

Dirinya menegaskan, jika dipanggil kembali sebagai saksi untuk diminta keterangan oleh BNNP, ia pun siap untuk datang. Namun, hingga usai pemeriksaan tadi, pihak BNN tidak memintanya untuk datang lagi.

“Saya siap kalau dipanggil kembali. Kalau saya ini hanya dapat laporan jika didalam Lapas aman terkendali jadi buat apa saya orang yang di tuakan harus turun. Tapi, dengan kejadian ini menjadi pelajaran buat saya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Setelah dilakukan pemeriksaan sebagai saksi selama sembilan jam, akhirnya Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono turun dari lantai 4, kantor Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung, sekitar pukul 17.30 wib.

Usai turun dari lantai 4 tersebut, Bambang langsung sodorkan beberapa pertanyaan oleh sejumlah awak media yang sudah sejak pagi menunggu dirinya. (ndi/ang)



Komentar

Rekomendasi