oleh

2.231 Sambungan Sudah Teraliri Gas Bumi PGN

radarlampung.co.id – PT PGN (Persero) Tbk Area Lampung terhitung selama dua bulan sejak April 2018, PGN sudah berhasil mengaliri gas bumi ke 2.231 sambungan jargas yang tersebar di 8 sektor area Bandar Lampung.

Persebaran jargas untuk rumah tangga di Kota Bandar Lampung tersebar di 8 kecamatan yaitu Tanjung Karang Barat, Tanjung Karang Pusat, Teluk Betung Utara, Kedaton, Labuhan Ratu, Way Halim, Sukarame dan Tanjung Senang.

Sales Area Head PT PGN (Persero) Tbk Area Lampung Wendi Purwanto mengatakan dari total 10.321 sambungan jargas, saat ini sudah teraliri gas bumi sebanyak 2.231 sambungan jargas yang penyalurannya dimulai sejak April 2018 hingga Juni 2018.

“Dari total 10.321 sambungan jargas, sudah 2.231 sambungan yang dialiri gas bumi. Nantinya ditargetkan bisa selesai pada Agustus 2018 dengan rata-rata penyaluran 3.000 jargas per bulan,”ujar Wendi saat buka bersama media, Selasa (5/6).

Dengan mengalirnya gas bumi PGN ini masyarakat dapat menikmati berbagai manfaat. Hadirnya jargas ini masyarakat tidak perlu takut akan kehabisan bahan bakar ketika sedang memasak karena gas bumi selalu siap mengalir melalui pipa yang tertanam di dalam tanah sampai ke rumah. Manfaat lainnya, yaitu masyarakat dapat harga yang lebih murah sehingga warga bisa berhemat dengan pemakaian gas bumi.

Untuk harganya, pemerintah melalui BPH Migas telah menetapkan harga jual gas bumi untuk wilayah Kota Bandar Lampung yaitu Rp 4.750/M3 untuk golongan tarif RT 1 dan Rp 6.200/M3 untuk golongan tarif RT 2. Adapun mayoritas jargas yang terpasang di Kota Bandar Lampung termasuk dalam kategori RT 1.

Harga tersebut masih di bawah harga jual elpiji subsidi tabung 3 kg yang saat ini di Bandar Lampung berkisar antara Rp 18.000 – Rp20.000 per tabung.

“Satu meter kubik gas itu hampir setara dengan 1 kg elpiji. Contohnya satu rumah tangga miskin yang menggunakan elpiji 3kg menghabiskan 3 tabung sebulan. Dengan memakai jargas, mereka bisa menghemat Rp 30.000 – Rp 40.000 untuk satu rumah tangga,” imbuhnya.

Wendi melanjutkan, sejak bulan Juni ini masyarakat juga sudah bisa melakukan pembayaran pemakaian gas bumi. Untuk pembayatannya, tentunya PGN sudah kerjasama dengan berbagai perbankan dan toko retail perbelanjaan yang tersebar di Bandar Lampung.

“Jadi masyarakat tidak bayar ke PGN, tetapi langsung ke bank atau toko retail yang sudah kerjasama, layaknya seperti bayar listrik seperti biasanya,”tambahnya.

Dan, progres ditahun ini PGN tengah membangun jaringan gas untuk sektor Industri. Ada tiga perusahaan yang sedang dikerjakan PT PGN area Lampung.

Selanjutnya ditahun 2019 hingga 5 tahun kedepan, PGN Lampung mendapat tugas untuk menambah jargas sebanyak 28.000 sambungan dan untuk pemasangan masih perluasan ke area Bandar Lampung. (rlo/ynk)

Komentar

Rekomendasi