Menuju BE 1 Serunya Cerita Masa Kecil Cagub Lampung

Serunya Cerita Masa Kecil Cagub Lampung

DIBALIK tegangnya menanti pesta demokrasi yang sebentar lagi akan dihelat pada 27 Juni 2018 mendatang, KPU Provinsi Lampung mencoba mengemas acara Talkshow yang disajikan lebih ringan dengan mengangkat sisi lain dari para Calon Gubernur Lampung yang juga sama seperti masyarakat pada umumnya mulai dari pengalaman masa kecil, kenakalan saat sekolah hingga cerita percintaan. Bagaiman ceritanya?

 

Laporan Yunike Purnama, radarlampung.co.id

 

MESKI tetap dengan penjagaan ekstra ketat dari kepolisian, acara Talkshow yang dihelat KPU Provinsi Lampung dengan tema Mengenal Lebih Dekat Calon Gubernur Lampung masih menjadi antusias dari setiap undangan yang datang.

Berlokasi di Ballroom Novotel Lampung, Cagub dan Cawagub pertama yang hadir paselon nomor 3 Arinal Djunaidi dan Nunik, disusul kedatangan Cagub nomor 1 M. Ridho Ficardo yang tidak didampingi Cawagubnya Bachtiar Basri dan disusul kedatangan Cagub dan Cawagub nomor 2 Herman HN-Sutono. Tetapi sayang Cawagub nomor urut 4 Ahmad Jajuli berhalangan hadir saat acara Talkshow, Sabtu (9/6).

BACA :  DPRD Lampung Gelar Rapat Paripurna Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-73

Setelah para Calon Gubernur datang, langsung digiring oleh moderator Dr. V. Saptarini, SH. MM akademisi yang juga menjadi Ketua Pusat Studi CSR UBL. Perempuan yang memiliki pengalaman mediator dan arbiter ini, langsung mengiring acara dengan gaya khasnya santai tetapi tetap berisi dari setiap pertanyaannya.

Pertanyaan dimulai paselon nomor urut 1 M. Ridho Ficardo, mulai dari Hobi memang terkenal hobi olahraga dan membaca, mulai dari olahraga tenis dan menembak. Bahkan, masa kecilnya dihabiskan dengan sekolah dan menjadi atlet tenis yang dikirim hingga berbagai negara dan ia mengaku sampai tidak sempat miliki kekasih saat dibangku sekolah.

BACA :  DPRD Lampung Gelar Rapat Paripurna Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-73

Bibit kepemimpinannya ternyata juga sudah ada sejak kecil. Mulai jadi Ketua kelas dari TK, SMP, SMA, Ketua Osis,  Ketua Pramuka hingga terus berkembang menjadi Ketua di berbagai organisasi lainnya sampai menempati posisi strategis dan karirnya terus melonjak.

Tapi tentang pendidikan, Ridho yang suka pelajaran Fisika ini saat dibangku kuliah hanya mendapatkan IPK 2,69. Tetapi baginya kecerdasan akademis tidak hanya menjadi tumpuan utamanya, ia terus mencoba kembangkan kecerdasannya bidang lain, salah satunya dengan berorganisasi memiliki pengalaman langsung yang membentuk karakternya saat ini.

BACA :  DPRD Lampung Gelar Rapat Paripurna Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-73

Maka memiliki cara pemikiran yang sistematis menjadi ciri khasnya. Seperti saat moderator melayangkan pertanyaan, Bagaimana cara Menghijaukan Lampung dalam 1 hari?

Ia lebih menjawab, biasakan matikan lampu selama satu jam setiap hari. Dengan dampak hemat energi, bisa menjadi keberlanjutan menberikan nafas pada tumbuhan untuk berkembang. Konsep Sustainable Development bisa diterapkan dengan ciptakan kebiasaan masyarakat yang perduli keberlangsungan lingkungan hidup.

Selanjutnya, saat dilontarkan pertanyaan bagaimana Mengayakan Masyarakat Lampung?

“Bisa dimulai dari tingkatkan produksi pertanian, dengan dukungan infrastruktur, logistik dan sektor jasa pariwisata, sehingga dapat gerakan ekonomi kreatif yang bisa menjadi pundi-pundi ekonomi masyarakat,”ujar Ridho.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini