oleh

Kemenkumham Lampung Sosialisasi Layanan Kenotariatan, Diikuti 250 Notaris

radarlampung.co.id – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kantor Wilayah Lampung melaksanakan sosialisasi layanan kenotariatan tentang “Pembaruan dan Peningkatan Sistem Layanan Jasa AHU Online”.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono BcIP, SH, MH,  Kadiv Pelayanan Hukum Fatmawati, SH, MH., Kepala Sub Direktorat Pengembangan Perangkat Lunak Direktorat Administrasi Hukum Umum Kemenkumham RI  TJasdirin, SH, MH., Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi Direktorat Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM RI Nanda Zannibua Harisma, ST, MTI dan Adhitama Sebagai Analisis Penjualan PT. Bank Negara Indonesia,  dilaksanakan di Ballroom Hotel Emersia, Kamis (28/6).

Kadiv Pelayanan Hukum Fatmawati, mengatakan dalam laporannya bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan tersebut sebagai sarana diskusi dan sosialisasi mengenai sistem layanan dibidang kenotariatan dan sistem layanan AHU Online dan meningkatkan pemahaman tentang sistem AHU online di bidang fidusia, PT, yayasan, perkumpulan dan kenotarian.

Baca :   Bandarlampung Rilis Jadwal Tes SKD CPNS

“Peserta dari kegiatan sosialisasi layanan kenotariatan ini berjumlah sekitar 250 orang, terdiri dari pegawai Kanwil Kemenkumham Lampung, Notaris Kota dan Kabupaten di Provinsi Lampung,” ujarnya.

Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono BcIP, SH, MH, bersama dengan para peserta saat berfoto bersama. Foto Anggri Sastriadi/radarlampung.co.id
Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono BcIP, SH, MH, bersama dengan para peserta saat berfoto bersama. Foto Anggri Sastriadi/radarlampung.co.id

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham Lampung Bambang Haryono juga menjelaskan bahwa Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham RI telah melakukan revolusi dalam hal layanan administrasi hukum umum yaitu dengan meluncurkan sistem aplikasi layanan AHU online yang telah mendapatkan apresiasi oleh berbagai pihak terutama pengguna layanan, namun terdapat pembaruan.

“Dengan diadakannya kegiatan sosialisasi ini kami berharap pembaruan-pembaruan mengenai aplikasi layanan AHU online dapat tersampaikan kepada para notaris sebagai pengguna layanan, dan kami juga berharap mendapatkan masukan mengenai kendala-kendala dan hal-hal yang perlu disempurnakan dalam aplikasi layanan AHU online,” harapnya.

Terpisah, Kepala Sub Direktorat Pengembangan Perangkat Lunak Direktorat Administrasi Hukum Umum Kemenkumham RI Tjasdirin, menjelaskan dalam materinya bahwa Direktorat Teknologi Informasi mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, pemberian bimbingan teknis dan supervisi.

Baca :   Bawaslu dan MPC PP Siap Bersinergi Awasi Pilbub Lamtim

“Serta, pelaksanaan pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang perencanaan dan dukungan teknis pengembangan perangkat keras dan perangkat lunak,” jelasnya.

Selanjutnya, Kepala Seksi Pengembangan Aplikasi Direktorat Administrasi Hukum Umum Kemenkumham RI  Nanda Zannibua Harisma juga menjelaskan, aplikasi tersebut dapat diterapkan dan digunakan dimana saja.

“Untuk layanan AHU online mudah untuk diakses dimana saja dan kapan saja. Lewat komputer, laptop, smartphone, dan juga tablet. Tampilan layanan AHU online didesain responsif untuk selalu menyesuaikan dengan perangkat yang digunakan,” terangnya.

Kemudian, Adhitama sebagai Analisis Penjualan PT. Bank Negara Indonesia turut mengenalkan sebuah aplikasi yang bernama Yap!. menurutnya aplikasi ini dapat digunakan untuk para notaris.

“Untuk aplikasi Yap! adalah sistem pembayaran tanpa uang fisik dan tanpa kartu. Hal ini tentuya sangat bersinergi sekali dengan AHU online,” tandasnya.

(rlo/ang)

Komentar

Rekomendasi