radarlampung.co.id – Kabupaten Pringsewu menjadi tuan rumah Rakerda Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Lampung ke II yang berlangsung selama dua hari dan berahir , Sabtu (30 /6). Rapat Kerja Daerah (Rakerda) II tersebut sebagai forum koordinatif dari Dewan Pimpinan MUI Provinsi dengan MUI Kabupaten/Kota, serta sejumlah MUI Kecamatan.

Sekretaris Pelaksana, Muhammad Faizin,mengatakan  Rakerda II MUI Lampung  digelar di Hotel Urban Pringsewu diikuti oleh para Dewan Pengurus MUI Provinsi Lampung, Pengurus MUI Kabupaten Kota Se-Provinsi Lampung, LPPOM Provinsi Lampung, Lembaga Ganas Annar Provinsi Lampung serta Tokoh Agama dan Pimpinan Pondok Pesantren di Provinsi Lampung.

“Rakerda mengangkat tema besar yaitu Meneguhkan Peran MUI dalam Dakwah Islam Wasathiyah, Arus Baru Ekonomi, dan Anti (Narkoba, Hoax, dan Radikalisme),” jelasnya.

Sementara itu, Ketua MUI Lampung Khairudin Tahmid mengatakan rakerda merupakan  agenda tahunan yang di selenggarakan bergantian di setiap kabupaten. “Saat ini merupakan suatu kebutuhan dengan corak pemikiran yang perlu direspon cepat.Dimana terjadi  tarik menarik Kutub arus pemikiran liberal dan radikal.MUI menempatkan diri di tengah tengah, untuk itu dalam rakerda ini  kita angkat tema  tiga hal sekaligus. Agar masyarakat kita terjaga dengan pemikiran Islam yang moderat,” ungkapnya.

Baca :   MUI Lampung : Penghapusan Pasal Kewajiban Halal, Dapat Menimbulkan Keresahan

Di katakannya ada beberapa hal yang ingin di capai dari kegiatan ini,” Diantaranya output yang ingin di capai  menghasilkan modul  bagaimana cara mencegah faham radikal dengan faham Islam yang rahmatan  lil alamin,” terang KH. Khairudin Tahmid.

Terpisah, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi atas nama pemkab Pringsewu menyambut baik Rakerda MUI yang di buka oleh Kakanwil Kemenag Lampung Suhaili, Dalam Rakerda ini juga di sajikan pemaparan materi dari banyak narasumber.

“Diantaranya Kapolda Lampung Irjen Suntana, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Lampung, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung, Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Lampung, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Bupati Kabupaten Pringsewu, Komisaris Utama PT. Bank Lampung, Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lampung,” jelasnya.

Baca :   DBD Serang Pringsewu, Satu Orang Meninggal

Rakerda ini juga menjadi forum untuk menerima masukan atau informasi aktual dalam rangka ikhtiar kolektif meningkatkan peran MUI di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat, bangsa dan bernegara.

“Peran dan pelaksanaan program MUI harus ditingkatkan dengan kerjasama dan saling pengertian antara MUI dengan berbagai pihak, khususnya dengan instansi pemerintah, ormas, lembaga keagamaan Islam, kalangan swasta, dan sebagainya,” ungkapnya.

Di katakan Fauzi Forum organisasi para Ulama, Zuama dan Cendikiawan Muslim ini   juga akan menjadi forum konsultasi untuk konsolidasi organisasi dan forum pembahasan masalah-masalah sosial keagamaan (masail diniyah al ijtima’iyah) yang aktual di daerah untuk difatwakan oleh MUI di wilayah tersebut.

“Untuk itu perlu dukungan dari segenap pihak khususnya di Kabupaten Pringsewu agar kegiatan Rakerda dapat berlangsung dengan sukses dan mampu menghasilkan keputusan yang membawa kemaslahatan bagi umat Islam khususnya di Provinsi Lampung,” tandasnya. (sag/ang)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *