radarlampung.co.id – Dua orang begal menyasar seorang ibu rumah tangga (IRT) di perkebunan tebu Divisi III PT Gunung Madu Plantations (GMP), Kecamatan Bandarmataram, Lampung Tengah, Sabtu (30/6) sekitar pukul 11.20 WIB.

Motor Honda Revo warna hitam BE 3646 IN yang baru lunas harus direlakan Dian Oktaviana (32), warga Kampung Bandarsakti, Kecamatan Terusannunyai, dibawa kabur kawanan begal.

Dihubungi radarlampung.co.id, Dian menuturkan, peristiwa ini terjadi ketika hendak menuju Divisi IV PT GMP sekitar pukul 11.20 WIB.

“Saya membonceng kedua anak saya naik motor mau ke Divisi IV PT GMP. Di lokasi jalan sepi Divisi III PT GMP, saya dipepet motor Honda Mega Pro warna hitam yang ditumpangi dua orang. Keduanya meminta saya berhenti dan meminta kontak motor,” katanya via telepon.

Baca :   Anaknya Diduga Dianiaya Rekannya, Ibu Lapor Polisi

Dian melanjutkan, dirinya tak awalnya mau berhenti hingga akhirnya terpojok. “Saya terpojok hingga berhenti. Keduanya memaksa saya menyerahkan kontak motor sambil mengancam pakai senjata tajam jenis badik, tapi tak saya berikan. Setelah kontak motor saya berikan, saya tetap mempertahankan motor hingga terjadi tarik-menarik. Kedua anak saya turun dari motor. Tapi, saya tetap mempertahankan motor. Saya pun terjatuh dari motor. Motor pun langsung dibawa kabur dengan salah satu pelaku,” ujarnya.

Baca :   Tiap Tahun Terus Meningkat, Janda di Lamteng Ribuan

Ketika motor dibawa kabur, kata Dian, ada mobil PT GMP tak jauh dari lokasi. “Pas motor berusaha dibawa kabur, ada mobil PT GMP tak jauh dari lokasi berada di depannya. Saya berteriak minta tolong untuk dikejar. Tapi, pengemudi mobil tak mau. Padahal kedua begal bisa ditumbur pake mobil,” ungkapnya.

Terkait kejadian ini, Dian mengaku belum melaporkan kejadian ini ke Polsek Seputihmataram.

“Belum laporan. Motor ini baru lunas kreditnya. Saya mau urus BPKB-nya dahulu karena saya leasing-kan. Tapi, saya berharap aparat kepolisian bertindak tegas. Bila perlu ditembak mati. Jangan sampai ada korban lainnya,” ujarnya. (sya/gus)

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *