oleh

Bertemu Presiden Jokowi, Bupati Winarti Perjuangkan Sejumlah Program Penting untuk Lampung

radarlampung.co.id – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menggelar silaturahmi dengan 18 bupati di Istana Negara, Bogor, Kamis (5/7).

Bupati Tulangbawang Winarti turut hadir dalam pertemuan menjelang rapat Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) di Istana Negara, Bogor yang akan digelar Jumat (6/7) tersebut.

Hebatnya, dengan mengenakan batik karya anak-anak kecamatan Penawartama, Tulangbawang, Winarti bersama dengan 18 bupati lain yang hadir melakukan rapat tertutup dengan Presiden yang didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Bupati Winarti bersama 18 bupati lainnya bersilaturahmi dengan Presiden Joko Widodo di Istana Negara Bogor, Kamis (5/7). Foto Istimewa

Kepada radarlampung.co.id, Winarti membeberkan beberapa poin yang disampaikannya kepada Presiden. Salah satu poin penting dan prioritas yang disampaikan Bupati Gotong Royong itu adalah terkait kondisi terkini jalan Nasional Simpang Penawar – Rawajitu.

Di depan presiden, Winarti meminta agar jalan sepanjang 61 Kilometer tersebut pada tahun ini menjadi prioritas perbaikan Pemerintah Pusat.

“Kita minta agar jalan Nasional Simpang Penawar – Rawajitu dapat diprioritaskan. Mengingat jalan ini menjadi satu satunya akses petani, petambak dan pedagang untuk mengeluarkan hasil bumi mereka. Alhamdulillah pak Presiden yang didampingi pak Mensesneg langsung merespon dan menghubungi Kementerian PUPR,” ungkapnya.

Selain itu, mantan ketua DPRD Tulangbawang itu juga meminta bantuan kepada Presiden Joko Widodo agar Lanud Pangeran M Bunyamin dapat segera direalisasikan menjadi bandara komersil. Menurutnya, lanud yang terletak di kampung Astraksetra, Menggala, Tulangbawang tersebut dapat menjadi motor baru penggerak perekonomian dan pertumbuhan investasi di Kabupaten Tulangbawang serta beberapa kabupaten yang ada di sekitarnya seperti Tulangbawang Barat, Lampung Utara, Lampung Tengah, Mesuji, bahkan hingga Ogan Komering Ilir (OKI) di Sumatera Selatan.

“Karena lokasinya sangat sangat strategis dan terletak diantara beberapa kabupaten. Salah satu faktornya juga karena untuk ke bandara Radin Inten II, Natar, Lampung Selatan membutuhkan waktu cukup lama yaitu 3 sampai 7 jam,” terangnya.

Tidak lupa, bupati perempuan pertama di Tulangbawang itu mewakili masyarakat yang ada di Lampung, khususnya Tulangbawang mengucapkan terimakasih kepada presiden terkait keberadaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) di Provinsi Lampung yang telah dapat dinikmati oleh masyarakat saat mudik dan arus balik lebaran tahun ini.

Winarti dan 18 bupati lainnya diterima sekira 4 jam di Istana Negara. Masing-masing kepala daerah diberikan waktu untuk menyampaikan persoalan di daerah mereka. (nal/gus)

Komentar

Rekomendasi