oleh

Tuntut Pansus Money Politik Segera Disahkan, Puluhan Massa Geruduk Kantor DPRD

radaralampung.co.id – Puluhan massa yang tergabung dalam Pengurus Wilayah (PW) Kammi Lampung, menggelar aksi demokrasi money politics Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lampung di depan gedung DPRD Provinsi Lampung, pada Kamis (5/7).

Ketua Umum PW Kammi Lampung Dian Putra mengatakan, Pilkada sejatinya merupakan bagian terpenting dalam demokrasi yang ada di Provinsi Lampung. Oleh karena itu semua pihak dapat membuat pilkada ini menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi dan kejujuran. “Namun sayang Pilkada Lampung 2018 sarat akan kecurangan,” ujarnya.

Menurutnya, berdasarkan dugaan laporan terkait adanya money politics oleh warga di beberapa kabupaten dan kota yang ada di Provinsi Lampung yang dilakukan oleh salah satu tim sukses paslon di Pekon Sinar Betung Kec. Talang Padang Kab. Tanggamus yang telah dilaporkan oleh warga.

“Maka kami Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Lampung mengecam praktik demokrasi yang tidak sesuai dengan regulasi demokrasi di Indonesia dan mengutuk keras sejumlah pembenaran yang terjadi,” jelasnya.

Dan untuk itulah, DPRD Provinsi Lampung yang mempunyai wewenang untuk menjaga demokrasi di Lampung agar berjalan dengan baik. “Juga harus mampu bertindak tegas dalam menindak money politic sebagai bentuk perlindungan terhadap demokrasi di Provinsi Lampung,” tegasnya.

Oleh karena itu pihaknya mengutuk keras atas adanya kejahatan money politik yang terstruktur, sistematis, dan juga massif. Yang dapat menciderai proses demokrasi di Provinsi Lampung.

“Kammi mendorong DPRD Provinsi Lampung untuk dapat mengesahkan dan membentuk Pansus money politik secepat mungkin, agar kejahatan money politik dapat di selesaikan. Karena di lapangan Bawaslu lamban dalam penyelesaian masalah tersebut,” tandasnya. (hen/ang)

Komentar

Rekomendasi