oleh

Usai Aksi Demo di Bawaslu Ricuh, Kapolres Minta Maaf

radarlampung.co.id – Usai aksi demo mahasiswa di kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono meminta maaf kepada seluruh mahasiswa atas kericuhan yang terjadi.

Berdasarkan pantauan radarlampung.co.id, terdengar beberapa kali Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Budi Pitono meminta maaf kepada mahasiswa atas tidak kesengajaannya salah satu anggotanya lakukan kesalahan dalam pengamanan massa aksi.

“Saya atas nama pimpinan minta maaf atas kesalahan salah satu anggota saya, mungkin bukan maksud anggota saya melakukan hal seperti itu, dan saya mengharapkan ini tidak terjadi lagi,” ujar Murbani dihadapan mahasiswa, Jumat, (6/7).

Murbani mengatakan, pihaknya menyadari bahwa Kepolisian adalah pelayan dan pengabdi masyarakat. Tapi, saat terjadi permasalahan seperti Pilkada ini tentunya menjadi pembelajaran.

“Jelas ini menjadi pelajaran buat kita semua agar tetap terjaga. Yang pasti disini polisi netral dan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” paparnya.

Menurutnya, kericuhan yang terjadi hanya salah paham, sebenarnya itu hanya benturan antara anggotanya dan mahasiswa tidak ada kesengajaan.”Tadi itu anggota mau menyingkirkan kranda yang terbuat dari bambu, karena bambu itu tajam, kemungkinan bisa melukai anggota dan adik-adik mahasiswa. Makanya mau disingkirkan,” jelasnya.

Sementara itu, koordinator aksi sekaligus Presiden BEM Unila Muhammad Fauzul Adzim mengaprisiasi atas permintaan maaf yang dilakukan Kapolres Bandarlampung.

“Kami merasa terhormat atas permintaan maaf kapolreas. Tapi, kami berharap kejadian tadi jangan terulang lagi. Karena mahasiswa itu solit, sebab jika ada satu mahasiswa yang tersakiti semua mahasiswa akan merasakannya,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Ratusan mahasiswa yang menggelar aksi demo di Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung, Jumat, (6/7), ricuh. (ndi/ang)

Komentar

Rekomendasi