radarlampung.co.id – Seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila) tewas setelah sepeda motornya ditabrak dari belakang oleh mobil toyota Avanza di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) KM 15-16 putaran Rumah Sakit Islam, Desa Pemanggilan, Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (10/7), sekitar pukul 9.30 wib.

Peristiwa kecelakaan lalulintas itu terjadi antara sepeda motor honda BEAT warna pink hitam BE 6225 QN yang ditumpangi dua orang mahasiswa, ditabrak dari belakang oleh mobil toyota Avanza yang langsung melarikan diri usai menabrak.

Akibatnya, satu orang mahasiswa bernama Fajar Aji Langestu (21) warga Desa Daya Sakti, Tumijajar, Tulang Bawang Barat tewas ditempat dengan luka pendarahan dibagian hidung, telinga dan dada lebam.

Baca :   Terobos Palang Pintu, Pria Paruh Baya Disambar Kereta

Sedangkan satu rekannya Ahmad Rian (21) mengalami luka berat dengan pendarahan dibagian telinga, hidung dan tidak sadarkan diri, keduannya dilarikan ke Rumah Sakit Natar Medika, Lampung Selatan.

Basuki (50) warga sekitar mengatakan, saat kejadian kecelakaan ia tengah berada ditempat kerja toko penjualan ban, kemudian dirinya mendengar suara benturan yang cukup keras.

“Waktu saya sedang layani pembeli terdengar suara benturan gitu, lalu saya langsung mengecek, saya lihat ada dua orang tergeletak di pinggir jalan,” ujarnya.

Basuki mengaku tidak mengetahui persis kecelakaan tersebut. Namun, ia mengaku mendapat informasi dari warga yang melihatnya bahwa sepeda motor korban melaju dari arah Bandarlampung hendak menuju Bandar Jaya, Lampung Tengah.

Baca :   Dorong Inovasi Kebidanan lewat Cipta Kreasi Mahasiswa TTG

“Kata teman-teman saya, kedua mahasiswa memacu motor dari arah Bandarlampung kecepatan tinggi. Lalu menghindari mobil yang sedang putar balik dengan banting stang kekiri. Tapi dari arah belakang ada mobil yang juga melaju kencang sehingga keduannya bertabrakan,” jelasnya.

Dia menambahkan, kedua mahasiswa korban tabrak lari mengenakan almamater Univeristas Lampung dan diduga hendak menuju Kota Metro untuk melaksanakan kegiatan kampus.

“Tadi sempat ada beberapa rekannya yang ke lokasi, rekannya bilang kedua korban hendak menuju Metro untuk mengerjakan tugas kuliah dan ngejar waktu,” pungkasnya. (ndi/ang)



Comment