oleh

Anggota KPPS yang Ingin Jadi Saksi, Ini Kata Ketua Bawaslu

radarlampung.co.id – Ketua Majelis Hakim Fatikhatul Khoiriyah meminta kepada saksi Badarudin Munir yang merupakan anggota Kelompok Penyelenggara Pemilihan Umum Setempat (KPPS) Kabupaten Lampung Timur untuk meminta izin terlebih dari kepada Ketua KPPS sebelum memberikan keterangan dalam persidangan penanganan laporan Administrasi TSM.

“Karena saksi anggota KPPS. Maka saya minta saksi untuk konfirmasi keatasannya dulu. Saya juga nanti akan konfirmasi ke KPU Lampung, apakah dibolehkan anggota KPPS menjadi saksi,” ujar Ketua Majelis Hakim dalam persidangan di kantor Sentra Gakkumdu Lampung, Rabu, (11/7).

Sementara itu, Badarudin Munir, saksi mengaku bahwa dirinya tidak izin terlebih dahulu kepada atasannya untuk memberikan saksi.

Baca :   Ingat, Kelurahan Anti Politik Uang Jangan Cuma Seremoni

“Saya belum izin, karena waktu habis kegiatan Pilkada kamarin itu, kami seluruh anggota langsung bubar saja. Jadi, saya nggak tahu kalau harus ada izin keatasan dulu,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Keterangan saksi dalam sidang penanganan laporan pelanggaran administrasi Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung Tahun 2018, berbelit-belit dan tidak sesuai barang bukti.

Baca :   Sepakat Pilkada Pesawaran Luber, Jurdil, Bersih, Transparan, Partisipatif dan Berkualitas

Dalam persidangan yang digelar Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Provinsi Lampung di kantor Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Lampung, Rabu, (11/7). keterangan beberapa saksi yang di hadirkan hanya mendengar namun tidak melihat secara langsung terkait dugaan money politik. (ndi/ang)



Komentar

Rekomendasi