oleh

Gelar Perkara Dewan Nyabu Diteruskan Besok

radarlampung.co.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung mengalami kesulitan terkait status penetapan tersangka oknum anggota DPRD Kabupaten Way Kanan bernisial HRD yang ditangkap perkara kasus narkoba jenis sabu.

Atas kesulitannya tersebut, pihak sampai meminta bantuan bidang hukum, Propam dan Pengawasan Polda Lampung. Hal itu dilakukan agar tidak salah menentukan status oknum anggota dewan tersebut.

Direktorat Narkoba Polda Lampung Kombes Shobarmen mengungkapkan, pihak besok (Selasa,17/7) akan kembali menggelar perkara. Dalam gelar perkara itu pihaknya akan mengundang beberapa bidang hukum.

“Besok itu akan kami gelarkan lagi perkara dengan mengundang dari bidang hukum, Propam termasuk dari pengawasan Polda untuk membantu kami,” ujarnya, Senin, (16/7).

Menurut Shobarmen, pihaknya minta bantuan pendapat hukum agar tidak salah langkah dalam menentukan status yang bersangkutan.

“Kami meminta pendapat hukumnya, supaya langkah-langkah kami tidak salah. Karena, kami hanya berbasis taat hukum, kami juga tidak mau salah langkah, agar langkah kami bisa di bertanggungjawab secara legal dan kemanusian kepada publik,” tuturnya.

Dia menambahkan, sudah dilakukan pemeriksaan selama tiga hari, karena ini baru digelar perkara jadi masih ada keraguan untuk menentukan kedua orang yang tidak tidak ditemukan barang buktinya.

“Karena gelar pekara masih ada keraguan untuk menentukan dua orang ini, maka dari itu kami minta bantuan bidang hukum polda, agar kami tidak salah arah,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung telah menggelar perkara kasus narkoba yang melibatkan anggota DPRD Kabupaten Way Kanan HDR dan oknum anggota Disersi TNI CHR serta ketiga orang lainnya. (ndi/ang)


Komentar

Rekomendasi