oleh

Pelaku Pemilik Uang Palsu Diancam Hukuman Berlapis

radarlampung.co.id- Deni Sopyan (37) pelaku pemilik uang palsu mengaku tertipu oleh seseorang yang membeli sepeda motor miliknya dengan menggunakan uang palsu sebesar Rp 2 juta.

“Uang palsu saya dapat dari hasil jual motor punya saya ke teman saya sesama sopir bernama Agus warga Desa Masgar, Pesawaraan. Agus datang ke warung saya di Bundaran Rajabasa, sudah bawa uang paslu sebesar Rp 2 juta,” ujar Deni di Mapolresta Bandarlampung, Kamis (26/7).

Pelaku mengaku awalnya tidak mengetahui jika uang hasil penjualan sepeda motor ternyata palsu. Ia juga tidak melaporkan ke pihak yang berwajib jika menerima uang palsu.

Baca :   Gerebek Kontrakan, Buruh Kedapatan Simpan 150 Gram Sabu

“Saya juga nggak tahu kalau uang itu palsu, saya sudah cari Agus itu tapi nggak ketemu, saya takut laporan ke polisi karena motor yang saya jual juga bodong,”kata dia.

Dia mengungkapkan, rencananya uang hasil penjualan sepeda motornya akan digunakan untuk berobat anaknya yang sedang sakit. Namun, nasib berkata lain dirinya harus mendekam di penjara dengan waktu cukup lama.

“Uang Rp 100 ribu sudah saya pakai beli rokok, tapi di warung saya sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait kepemilikan narkoba jenis sabu, Deni mengaku, bahwa dirinya hanya diminta seorang wanita untuk membeli barang haram tersebut.

Baca :   Satresnarkoba Polres Tanggamus Tangkap DPO Pengedar Narkoba

“Saya suruh beli sabu seharga Rp 150 ribu, terus saya nyuruh orang lagi beli untuk beli sabu itu, saya nggak kenal sama orangnya,” urainya.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal berlapis yakni pasal 26 jo. Pasal 36 Ayat (1) UU. RI. No. 7 Tahun 2011 tentang mata uang dengan ancaman 15 tahun penjara dan kepemilikan narkoba jenis sabu pasal 114 Sub Pasal 112 UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman selama 15 tahun penjara. (ndi/ynk)



Komentar

Rekomendasi