oleh

Ratusan Bonsai Sedot Perhatian Pengunjung Liwa Fair 2018

Radarlampung.co.id – Ratusan tanaman bonsai dengan berbagai jenis yang dipamerkan oleh Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Lampung Barat di pegelaran Liwa Fair 2018 di Kawasan Sekuting Terpadu Pekon Watas Kecamatan Balikbukit Lampung Barat menarik perhatian pengunjung.

Ketua PPBI Cabang Lambar, dr. Widyatmoko Kurniawan mengungkapkan, bahwa tidak hanya bonsai yang berasal dari luar negeri saja yang dipamerkan dalam pameran tersebut, melainkan sejumlah jenis tanaman asli Indonesia seperti kemuning (Murraya panniculata), asam Jawa (Tamarindus indica), serta puluhan jenis lainnya juga turut dipamerkan, mulai yang dari klas bahan hingga bonsai yang sudah siap untuk mengikuti kontes.

”Untuk tanaman bonsai lokal, yang memang banyak di budidayakan di Lampung Barat dan Pesisir Barat, diantaranya bonsai sisir/kaliage, jeruk kinkit dan beberapa jenis lainnya juga turut kita pamerkan, mulai dari kelas bahan, setengah jadi, hingga bonsai yang sudah siap untuk dibawa contest juga ada,” ungkap dokter Wawan — sapaan akrab dr. Widyatmoko Kurniawan.

dr Wawan melanjutkan bahwa Pameran bonsai yang diselenggarakan selama satu minggu (15-22/9), atau bersamaan dengan pergelaran Liwa Fair 2018 tersebut selain diselenggarakan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang budidaya tanaman bonsai, yang kedepannya diharapkan akan mendorong para pelaku ekonomi kreatif untuk menjadikannya sebagai salah satu peluang usaha, juga diselenggarakan dalam rangka menyambut hari jadi Lampung Barat yang ke-27.

”Terselenggaranya pameran bonsai ini, juga tidak terlepas dari kerjasama seluruh penggemar bonsai yang tergabung dalam PPBI Cabang Lambar, yang tersebar hampir di seluruh kecamatan dengan keanggotaan saat ini sudah sekitar 150 orang dan terus bertambah. Dan kami dari PPBI Lambar siap mendukung salah satu program pemkab Lambar yakni mewujudkan Lambar sebagai kabupaten Konservasi,” imbuh dokter yang kini menjabat sebagai Direktur RSUD Alimudin Umar Lampung Barat tersebut.

Ia memaparkan bahwa Sejumlah tanaman bonsai yang telah menang pada contest tingkat nasional dan regional salah satunya, Kupa Landak/ anggur brazil (sysigium caulifora), Beringin (Ficus benjamina), arabika atau klampis, Serut pagar (Carmona retusa), Cemara udang (Casuarina equisetifolla), Boxus, yang bernilai Rp10 juta hingga Rp75 juta, menjadi koleksi para penggemar bonsai yang tergabung dalam dipamerkan. Dan dari ratusan Bonsai yang kini sedang di pamerkan ditaksir jika ditotal mencapai Rp1,5 Miliar rupiah. Tandasnya

Dari pantauan Radarlampung.co.id tampak pameran tanaman yang dikerdilkan tersebut tersebut tampak ramai dikunjungi warga, mulai dari yang sekedar melihat-lihat dan bertanya serta yang ingin membelinya. (jks/apr)

Komentar

Rekomendasi