oleh

5 Persen Mahasiswa UML Ternyata Non Muslim

Radarlampung.co.id – Puluhan mahasiswa non-muslim kuliah di Universitas Muhammadiyah Lampung (UML).

Rektor UML Dr. Hi. Dalman, M.Pd mengatakan, meskipun UML kampus yang berbasis agama islam tetapi menerapkan sistem Bhineka Tunggal Ika, artinya tidak membeda-bedakan antara ras, suku dan agama khususnya pada agama.

“Sekarang sudah ada lebih dari 5 persen mahasiswa non muslim di UML, ya selain penerapan kampus Bhineka Tunggal Ika, kami juga mengutamakan hukum Hak Asasi Manusia (HAM). Ini merupakan upaya kami memberikan peluang kepada semua orang untuk menikmati perkuliahan di UML,” kata Dalman usai acara General Lecture bertajuk “The Relevance of Sheria With Contemporary Humanitarian Law” di lantai III kampus setempat, Kamis (18/10).

Dalman mengungkapkan, 5 persen dari mahasiswa non muslim ini mayoritas mengambil jurusan FKIP, Psikolog dan Teknik.

“Keberadaan mahasiswa non muslim ini tiak mengganngu proses belajara mengajar kami, mereka juga tetap mengikuti peraturan yang ada, selain itu kami mempunyai toleran kepada mereka (mahasiswa non muslim, red) begitu pun sebaliknya,” ujarnya. (dev/apr)


Komentar

Rekomendasi