oleh

Kabar Gembira, Penyelesaian Transaksi Bursa Saham Bakal Lebih Cepat

radarlampung.co.id – Kebijakan baru terkait siklus penyelesaian bursa T+2 akan direalisasikan Bursa Efek Indonesia (BEI) perwakilan Lampung per 26 November mendatang.

Kepala BEI Lampung Hendi Prayogi mengatakan, saat ini tiga self regulatory organization (SRO) serta anggota bursa dan bank kustodian sudah memasuki tahapan ke lima pengujian.

Hendi mengatakan, siklus penyelesaian transaksi bursa T+2 sejalan dengan tren di bursa global. Pada tahun lalu misalnya, beberapa negara seperti Amerika Serikat, Kanada, Meksiko, Argentina, Peru, hingga Jamaika sudah mengimplementasikan siklus T+2.

“Tahun ini, selain Indonesia yang akan di-launching 26 Desember, bursa efek Singapura juga dalam proses penerapan percepatan siklus penyelesaian transaksi T+2 ini. Rencananya, T+2 di Singapura akan berlangsung pada 10 Desember 2018,” katanya kepada radarlampung.co.id saat ditemui di kantornya, Kamis (1/11).

Hendi menjelaskan, keuntungan penerapan kebijakan ini adalah pencairan dana bisa lebih cepat satu hari dari pada sebelumnya (penyelesaian transaksi T+3, red).

“Misalnya begini, saat ini (T+3) saat nasabah jual saham pada Senin, dia akan terima uangnya Kamis. Tapi stelah keputusan nanti berlaku, hanya menunggu 2 hari aja untuk pencairannya,” jelasnya.

Dia menambahkan percepatan siklus penyelesaian transaksi menjadi T+2 akan cukup berpengaruh terhadap likuiditas perdagangan saham. Sebab dengan mempersingkat penyelesaian transaksi maka turn over bisa menjadi lebih cepat.

Dengan adanya, kebijakan tersebut, BEI Lampung segera melakukan sosialisasi khusus bagi investor dengan melalui materi fokus grup diskusi, usai launching 26 November mendatang. Namun sebelum masuk tanggal implementasi, SRO telah menetapkan waktu tahapan sebelum implementasi.

Ya, Jumat, 23 November 2018 merupakan hari terakhir perdagangan dengan siklus penyelesaian T+3SRO, anggota bursa, bank kustodian, vendor, dan nasabah pada akhir hari melakukan deploy sistem dan penyesuaian parameter yang diperlkukan untuk siklus penyelesaian T+2

Sabtu, 24 November 2018, merupakan tahap pengujian pre live oleh SRO, anggota bursa, bank kustodian, vendor sistem, dan nasabah untuk memastikan kesiapan T+2

Kemudian Senin, 26 November 2018 merupakan hari pertama perdagangan dengan siklus penyelesaian T+2. Seluruh transaksi bursa yang terjadi hari ini dan seterusnya akan menggunakan siklus penyelesaian T+2. Penggabungan kliring secara netting atas transaksi 23 November 2018 dan 26 November 2018 dengan penyelesaian jatuh pada 28 November 2018

Sementata Rabu, 28 November 2018 menjadi hari penyelesaian pertama dengan siklus T+2. Terdapat penggabungan penyelesaian transaksi bursa atas transaksi pada Jumat, 23 November 2018 dengan transaksi pada Senin, 26 November 2018. (apr/sur)

Komentar

Rekomendasi