oleh

KRI Teluk Banten Sempat Tembakkan Meriam

RADARLAMPUNG.CO.ID –  Kedatangan KRI Teluk Banten ke Pelabuhan Panjang bukan tanpa misi. Letkol Laut (P) Filda Malari Perwira Pelaksana Latihan Tempur mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai agenda tahunan para lulusan Taruna Taruni AAL.

“Untuk tahun ini kami melintasi beberapa kota seperti Surabaya, Lampung, Dumai, Ranai, Palembang, dan Surabaya,” ungkapnya.

Ada sekitar 121 taruna taruni yang dibawa oleh KRI Teluk Banten dan KRI Abdul Halim Perdanakusuma. Tujuan dilaksanakannya kunjungan ini untuk lebih memperkenalkan para taruna dan taruni selama pelayaran bagaimana membawa kapal lalu berkomunikasi.

“Dan bagaimana para taruna dan taruni belajar standar tentang perperangan, karena kemarin kami melaksanakan penembakan meriam,” jelasnya.

Dalam perjalanan ini mereka khusus menggunakan KRI Teluk Banten (516) untuk mengangkut taruna dan taruni. KRI Teluk Banten merupakan kapal perang tentara laut Indonesia. Dan merupakan jenis kapal pendarat kereta kebal.

“Kapal ini berfungsi untuk mengangkut para personel angkatan laut dalam berperang. Termasuk membawa Komando Pasukan Katak (Kopaska) Tentara Nasional Indonesia AL ke Dermaga Semayang Kalimantan Timur untuk berlatih,” jelasnya.

Selain itu juga, KRI Teluk Banten turut difungsikan untuk mengangkut logistik megirimkan bantuan pangan berupa beras sejumlah 300 ton ke Maluku Tenggara Barat. “KRI Teluk Banten mempunyai 117 anak kapal termasuk pegawai. KRI Teluk Banten dilengkapi fasilitas untuk pengangkut tentera dan mampu membawa 202 tentera infantari,” tandasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi