oleh

Bupati Tanggamus Dewi Handajani Santuni Korban Banjir di Pekon Umbar Kelumbayan

Radarlampung.co.id – Bupati Tanggamus Dewi Handajani atau akrab disapa Bunda Dewi didampingi ketua DPRD Tanggamus Heri Agus Setiawan beserta rombongan mengunjungi korban banjir bandang yang melanda Pekon Umbar Kecamatan Kelumbayan, Jum’at (9/11).

Dan semula pada Kamis (8/11) Bunda Dewi akan mengunjungi korban banjir, usai memberikan bantuan keagamaan di Kecamatan Cukuh Balak. Namun dikarenakan ruas jalan Cukuh Balak – Kelumbayan Barat  di beberapa titik yang mengalami longsor dan terhalang oleh pohon tumbang, maka saat itu perjalanan tidak dapat dilanjutkan. Akhirnya diputuskan pada kunjungan hari ini Bunda Dewi beserta rombongan menempuh perjalanan ke Kelumbayan melalui jalur Teluk Betung-Pesawaran-Tanggamus.

Bunda Dewi dan rombongan tiba di lokasi sekitar Pukul 10.00 WIB, dan singgah ke Posko Banjir di rumah Kepala Pekon Umbar Samsuddin. Pada kesempatan tersebut, Bunda Dewi menyampaikan ucapan turut berduka cita atas musibah banjir bandang yg menimpa masyarakat Pekon Umbar dan sekitarnya. Bunda Dewi juga mengajak warga untuk tabah dan sabar atas musibah yang terjadi.

“Ini semua adalah ujian dari Allah SWT. Semoga kita semua selalu sabar dan tabah dalam menerima cobaan dan ujian ini. Kepada Korban jiwa yg meninggal dunia terbawa arus banjir, semoga keluarga yg dtinggalkan selalu diberikan ketabahan dan kesabaran atas musibah ini, dan semoga kedepan kita bisa merenungi atas kejadian ini serta bisa lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT, karena siapa yang tahu musibah akan datang, karena hanya Allah lah Yang Maha Tahu,” kata Bunda.

Bunda Dewi juga menghimbau kepada masyarakat yg tinggal di bantaran sungai Pekon Umbar dan sekitarnya, agar terus dan selalu waspada. “Masyarakat agar selalu waspada, jika ada kejadian seperti ini lagi, segera melaporkan kepada Camat atau Kepala Pekon, supaya diteruskan kepada Pemkab Tangaamus,” himbau Bunda Dewi.

Lebih lanjut Bunda Dewi menyampaikan, terkait dengan kejadian musibah ini, Pemkab Tanggamus akan mengganti dan melaporkan kepada Pemerintah Pusat atas apa saja kerugian dan kerusakan yang terjadi. Akibat dampak dari banjir bandang Pekon Umbar ini, sebanyak 22 rumah hanyut terbawa air, 116 rumah rusak berat dan 365 rumah terkena dampaknya.

Terkait upaya fisik, Pemkab Tanggamus akan segera memperbaiki beronjong yg jebol di bantaran sungai, untuk menghindari banjir susulan. Selain itu akan segera menurunkan eksavator untuk membersihkan badan jalan yg tertimbun tanah guna memudahkan para pengendara yang lewat.

Pemkab Tanggamus juga lanjut Bunda, akan segera mengganti sertifikat tanah yg hanyut, dan akan segera dikoordinasikan dengan BPN Tanggamus. Menyikapi pendidikan anak sekolah akan diberikan bantuan seperti seragam, buku, alat tulis, serta baju layak pakai. Kemudian terkait dengan dokumen kependudukan, seperti KK, Akta Kelahiran, KTP, akan dikoordinasikan juga dengan Disdukcapil.

Juga terkait perlunya air bersih dan permohonan CSR dari PT. Danone (AQUA) akan segera dikoordinasikan. Untuk permasalahan listrik, pihak PLN sudah turun tetapi perlu ditegaskan dan dikoordinasikan kembali, untuk sementara Pemkab Tanggamus akan menyediakan genset dan diesel sebagai penerangan sementara.

Demikian juga dalam menyikapi kondisi kesehatan dan kebutuhan makanan korban banjir. Bunda Dewi menyatakan bahwa pihaknya sudah mendirikan Pos Kesehatan dan Dapur Umum di sekitar lokasi banjir. Termasuk akan menurunkan Satpol PP sekitar 20 orang untuk berjaga dan memantau keadaan di sekitar lokasi bencana.

Ditempat ini, Bunda Dewi memberikan bantuan secara simbolis kepada perwakilan korban banjir, guna membantu korban banjir yang ada.

Selain itu untuk kebutuhan logistik korban banjir, dari pengamatan di lokasi, bantuan logistik yang diberikan kepada para korban sebagian sudah tiba dilokasi, seperti kasur, selimut, tikar, beras, minyak goreng, gula, obat-obatan dan logistik lainnya untuk meringankan beban para korban banjir.

Usai pemberian bantuan beliau langsung menuju lokasi korban yg dilanda banjir bandang. Perjalanan dilanjutkan dengan menyeberangi sungai menggunakan perahu karet milik Basarnas Tanggamus. Tiba di lokasi kejadian Bunda Dewi disambut tangis haru dari para warga yang tinggal di Pekon tersebut. Bunda Dewi kembali menghibur dan menenangkan warga yang sedih.

“Yang sabar ya bapak ibu, semua ini cobaan dan ujian dari Allah SWT,” ujar Bunda Dewi. Bunda Dewi juga meminta kepada warga agar senantiasa berdoa dan memohon perlindungan Allah SWT, agar kejadian seperti ini tidak terulang, yang diamini para warga korban bencana.

Selanjutnya, Bunda Dewi dan rombongan melanjutkan perjalanan meninjau kondisi pasca banjir di lokasi lain, yaitu ke Pekon Purwosari, tepatnya di Dusun Lebak Wangi Merambung, dilanjutkan ke Pekon Margomulyo dan jalan lintas Pekon Pertiwi dari Pekon Kubu Langka ke Pekon Banjar Sari, yang masih terisolasi dan karena dampak longsor yang menutup badan jalan.

Disela kunjungan tersebut Kasi Kedaruratan BPBD Tanggamus Halimi, menjelaskan bahwa banjir terjadi akibat beronjong sepanjang 500 meter dan tanggul induk Way Umbar jebol, yang menghanyutkan beberapa rumah warga yg bermukim ditempat tersebut. “Akibatnya dampak dari kejadian ini adalah seperti jalan penghubung dusun Sukajadi sepanjang 3 Km lumpuh total, beronjong jebol 500 m, jembatan gantung putus, serta sawah lebih kurang 15 hektar rusak berat dan gagal panen,” terangnya.

Penyebab kejadiannya, akibat hujan yang begitu deras, yaitu pada Rabu malam Kamis (7/11) sekitar jam 11 malam sampai jam 3 dini hari Kamis (8/11/). “Air tersebut tidak terbendung akibat dari pertemuan sungai Way Umbar, Way Merbau, Way Kubu Langka dan Way Rilau. Sehingga air sungai meluap dengan perkiraan tinggi genangan air sekitar 7 meter dari ketinggian rumah warga. Ditambah hujan yang terus menerus turun sejak sepuluh hari sebelum terjadi banjir,” tambahnya.

Usai melakukan kunjungan ke lokasi banjir. Bunda Dewi juga mengunjungi keluarga korban meninggal dunia akibat hanyut terbawa arus banjir, yaitu Almarhumah Bi Acik (60Thn). Bunda Dewi menyampaikan rasa dukacita yang mendalam kepada keluarga korban dan meminta agar keluarga korban sabar dan ikhlas dengan musibah yang terjadi. Tak lupa Bunda Dewi juga memberikan santunan kepada keluarga korban, yang diterima salah satu anak almarhumah.

“Bunda menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga Almarhumah. Selanjutnya Bunda juga meminta agar keluarga dapat sabar dan ikhlas atas kejadian ini, serta senantiasa memohon perlindungan kepada Allah SWT. Amiin ya Robbal Alamiin,” ujar Bunda.

Turut mendampingi Bupati pada kunjungan tersebut, Anggota DPRD Tanggamus Herwan, Kepala BPBD Tanggamus Romasyadi, Kadis Sosial Rustam, Camat Kelumbayan Bahroni, Camat Kelumbayan Barat Hadi Winarto, Kepala Pekon Umbar Samsuddin, para Kepala Pekon, Tim Reaksi Cepat Penanggulan Bencana (TRC-PB). (rls/ehl)

Komentar

Rekomendasi