oleh

Air Terjun Beranak, Kecamatan Airnaningan

Wisata Eksotis di Kawasan Register

BERAGAM potensi wisata ada di Tanggamus. Namun belum seluruh destinasi di kabupaten berjuluk Bumi Begawi Jejama itu dikelola secara profesional.

Salah satunya potensi yang terletak di Register 39, tidak jauh dari Dusun Batulima, Pekon Sidomulyo, Kecamatan Airnaningan. Di lokasi ini terdapat air terjun setinggi sekitar delapan meter. Berdinding batu cadas berlapis berwarna hitam mengkilat, menjadikan lokasi ini cukup menarik.

Kawasan wisata ini dikenal dengan nama Air Terjun Beranak atau Curup Beranak.

Untuk menuju lokasi, pengunjung harus melalui jalan tanah yang bisa ditempuh dengan kendaraan roda dua selama 15 menit.

Sebelum sampai di Curup Beranak, pengunjung akan menemui lima buah batu yang berjejer. Dari berukuran besar hingga kecil. Ini juga yang menjadikan kawasan tersebut diberi nama Batulima.

Menurut M. Sadikin, salah seorang warga Pekon Sidomulyo, lokasi Curup Beranak belum dikembangkan maksimal. Mungkin ini juga dipengaruhi lokasinya yang berada di kawasan register.

”Kia tetap berupaya memperkenalkan wisata air terjun ini. Harapannya, banyak wisatawan yang datang ke daerah kami, sekaligus bisa ikut memajukan wisata di Tanggamus,” kata Sadikin.

Sementara anggota kelompok sadar wisata (Pokdarwis) Adi Chandra mengungkapkan, pemberian nama Air Terjun Beranak ini dilakukan spontan. Awalnya, ada dua air terjun yang mengalir. Namun setelah pemuda bergotong-royong membersihkan, muncul aliran air baru. Total ada tiga air terjun.

”Awalnya mau diberi nama Air Terjun Batu Lapis. Karena muncul (air terjun) baru, spontan diberi nama Air Terjun Beranak,” kata Adi Chandra mewakili Ketua Pokdarwis Toni.

Adi mengaku perlu perjuangan dalam membentuk Pokdarwis Air Terjun Beranak. Diawali dari pengajuan proposal hingga keluar Surat Keputusan No. 556/416/VII/20/2018 tentang Pengukuhan Pokdarwis Air Terjun Beranak Dusun Batulima yang ditandatangani Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Tanggamus Retno Noviana Damayanti.

”Kami berharap adanya tempat wisata yang baru dikembangkan ini dapat memicu semangat warga. Semoga kesadaran  untuk mengambangkannya semakin tinggi,” sebut dia. (ral/ehl/ais)

 

 

 

Komentar

Rekomendasi