oleh

Awasi Anggaran Bidang Kesehatan!

radarlampung.co.id – Ketua DPRD Pesawaran M. Nasir mempertanyakan penggunaan anggaran sebesar Rp9,9 miliar untuk bantuan operasional kesehatan (BOK), Jampersal dan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) oleh Dinas Kesehatan setempat.  Ia juga meminta satuan kerja tersebut mengawasi pengelolaan dana dari DAK nonfisik itu.

“Dana sebesar itu untuk apa saja. Tolong dijelaskan secara rinci,” kata M. Nasir saat rapat Badan Anggaran DPRD Pesawaran, Selasa (13/11).

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Harun Tri Djoko menjelaskan, dana tersebut di antaranya diperuntukan jaminan persalinan pasien yang tidak masuk dalam BPJS. Kemudian bidan yang melayani warga kurang mampu dan tidak tercover BPJS bisa mengklaim ke Dinas Kesehatan

”Dari dana yang diterima tersebut, masing-masing puskesmas dialokasikan sebesar Rp800 juta. Anggaran tersebut di antaranya untuk biaya operasional berbagai program. Di antaranya posyandu, upaya kesehatan masyarakat, imunisasi atau bersifat program,” sebut Harun Tri Joko.

Terkait hal ini, Nasir meminta Dinas Kesehatan benar-benar melakukan pengawasan. ”Anggaran sebesar Rp800 juta ini apa saja. Harapan saya, benar-benar diawasi. Jangan sampai tumpang tindih nantinya,” tegasnya. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi