oleh

Otak Pembobolan ATM Masuk DPO

radarlampung.co.id – Polda Lampung menerbitkan surat Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap GA, oknum pegawai PT G4S Cash yang diduga sebagai pelaku utama pembobolan brankas mesin ATM BCA pada Kamis (6/9) lalu.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Lampung AKBP Ruli Andi Yunianto menjelaskan, setelah dilakukan pencarian selama beberapa pekan pihaknya belum berhasil menangkap GA.

“Sehingga kita terbitkan surat DPO dengan maksud memberi tahu dan meminta bantuan dari jajaran kepolisian di wilayah lain untuk membantu menangkap pelaku,” katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (13/11) siang.

Ruli juga menduga ada pelaku lainnya yang masih buron dan tiga rekannya yang sudah terlebih dahulu ditangkap pada Rabu (3/10) lalu. “Kemungkinan ada pelaku lain, tetapi kita masih fokus melakukan pengejaran terhadap GA yang kita duga sebagai pelaku utamanya,” ujarnya.

Sebelumnya, polisi menangkap Kapibsyah (30) warga Jl. Bunga Lili, Perumnas Waykandis, Bandarlampung. dan Rio Gunawan (29) warga Waykandis, Tanjungsenang, Bandarlampung. Kedua tersangka merupakan oknum karyawan PT. G4S Cash pihak ketiga yang bertugas mengisi uang ke mesin ATM disejumlah bank. Sementara Fredi Irawan (30) alias Ewok warga Jalan Arya Jaya Santika, Tiga Raksa, Tangerang, Banten.

Mereka dilaporkan oleh petinggi PT. G4S Cash lantaran 10 brankas uang di ATM BCA yang berada di Jl. Raden Intan, Tanjungkarang Pusat hilang sebesar Rp5,1 miliar. Polisi bergerak dan menangkap mereka yang tak lain merupakan oknum karyawan di perusahaan jasa pengisian uang itu. Polisi mengamankan uang tunai total Rp669 juta, dan satu unit mobil Toyota Rush B 7116 JK serta barang bukti lain. (nca/kyd)

Komentar

Rekomendasi