oleh

Izin Pendirian Panti Asuhan Harus Selektif

radarlampung.co.id – Pemerintah dituntut selektif dalam menerbitkan izin pendirian panti asuhan. Itu mengingat panti asuhan sebagai lembaga sosial nirlaba yang menampung, mendidik dan memelihara anak yatim-piatu dan pakir-miskin hendaknya juga memiliki kesiapan finansial maupun basic pengetahuan yang mumpuni.

Ketua Panti Asuhan Kemala Puji Bandarlampung, Asmaida mengaku prihatin dengan keadaan kebanyakan panti asuhan yang ada saat ini. “Pemerintah terkait harus selektif dalam menerbitkan izin panti asuhan, jangan asal-asalan memberikan izin, harus benar-benar mampu dari segi finansial atau keuangan dan memiliki basic pengetahuan yang cukup,” katanya saat ditemui di panti asuhanya, Rabu (14/11) siang.

Menurutnya, kemampuan finansial menjadi hal yang utama, supaya tidak menjadi lembaga peminta-minta atau mengharapkan belas kasihan dari pihak manapun, baik pemerintah maupun swasta.

“Sekarang ini banyak saya lihat, panti asuhan yang tempatnya masih kontrak. Seharusnya, yang seperti ini izinnya jangan diterbitkan, Dinsos harus pastikan betul-betul soal keuangannya,” tandasnya.

Terpenting juga, sambungnya, basic pengetahuan panti asuhan tersebut harus mumpuni. Sehingga anak yang didik benar-benar mendapatkan perhatian dan diurus dengan maksimal. “Dulu pernah dikumpulkan pak Wali Kota, saya lihat anak-anak panti ada yang bajunya kucel, rambutnya berantakan seperti tidak ada yang urus. Kan sedih melihatnya,” tambahnya. (apr/kyd)

Komentar

Rekomendasi