oleh

Korban Merasa Dikejar-kejar Orang

radarlampung.co.id – Bambang diduga mengakhiri hidupnya karena depresi. Sebelumnya, warga Kelurahan Yosodadi, Metro Timur, Metro itu pamit kepada keluarganya untuk bekerja sebagai office boy.

Menurut Rio (29), anak pertama Bambang, keluarga terkejut saat mendengar ayahnya bunuh diri. “Kami kaget, karena tadinya bapak pamit mau kerja jadi office boy,” kata Rio di lokasi kejadian.

Selama ini tidak ada permalasahan dalam keluarga. Namun, menurut Rio, sejak beberapa hari terakhir, ayahnya mengaku sering ketakutan. Ia kerap berhalusinasi dikejar-kejar orang tak dikenal.

Dugaan Bambang merasa dikejar-kejar orang tersebut juga disampaikan Jumino, pemilik rumah yang menjadi tempat Bambang mengakhiri hidupnya. Menurut dia, ketika datang ke rumahnya, Bambang mengaku dikejar-kejar orang tinggi besar.

Kemudian, Bambang meminta izin ke kamar mandi. Lantas Jumino pergi untuk membeli bensin.

“Pulangnya, saya minta istri membuat kopi untuk dia (Bambang, Red). Tapi dia tidak muncul. Kemudian kami tahu dia bunuh diri,” ujarnya. (wid/ais)Je

Komentar

Rekomendasi