oleh

Dugaan Ujaran Kebencian, Polisi Periksa Dua Saksi

radarlampung.co.id – Penyidik Polres Tulangbawang masih menyelidiki kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial Facebook. Sejauh ini, dua saksi dimintai keteranga.

”Kita sudah mintai keterangan dua saksi dari pelapor. Rencananya kita juga akan panggil satu saksi lagi,” kata Kanittipiter Satreskrim Polres Tulangbawang Ipda Jepri Syaifullah, Jumat (16/11).

Jepri menuturkan, kedua belah pihak saling lapor. Pemilik Facebook mengaku akun media sosial miliknya dibajak. Sementara tokoh masyarakat melaporkan dugaan ujaran kebencian.

Baca :   ASN Lakukan Ujaran Kebencian Bisa Dipecat

Diketahui, sejumlah tokoh masyarakat Lampung yang ada di Tulangbawang melaporkan pemilik akun facebook Hury Caak Ciliek Owye, pda 19 Oktober lalu. Ini terkait dugaan ujaran kebencian kepada suku di Lampung.

Laporan tertuang dalam nomor LP/301/X/2018/Polda Lpg/Res Tuba/. Pemilik akun facebook Hury Caak Ciliek Owye diduga melakukan pelanggaran pasal 45 ayat 2 UU RI Nomor 19/2016 dan dirubah dengan UU RI Nomor 11/2018 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. (nal/ais)

Baca :   ASN Lakukan Ujaran Kebencian Bisa Dipecat

 

 



Komentar

Rekomendasi