oleh

Enteng Sekali, Bilang Sibuk, Owner Advertising Abaikan Perizinan

ILUSTRASI RADARLAMPUNG.CO.ID.

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pengakuan mengejutkan datang dari pemilik advertising dalam hearing yang digelar Komisi II DPRD Bandarlampung kemarin (15/11). Ternyata benar. Saat ini masih ada saja advertising yang mengabaikan perpanjangan izin.

’’Ini (hearing) masalah pajak apa izin? Ya kalau izin semuanya ada, tetapi sudah lama nggak diperpanjang,” aku Manajer Medivista Rudiyanto dalam hearing tersebut.

Dia mengakui belum diperpanjangnya izin bukan karena adanya kendala atau dihambat pihak pemerintah kota (pemkot). Dengan enteng, pihaknya menyatakan telah lalai dan sibuk kala harus mengurus perpanjangan izin tersebut.

’’Sudah lama, saya juga lupa itu. Sebenernya masalah perpanjangan izinya tidak ada masalah Cuma karena ada kelalaian kita sedikit. Saat mau ngurus itu kita ada pekerjaan sedikit,” katanya.

Menaggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi II Grafeldi Mamesa mengatakan, dengan belum diperpanjangnya izin, sama saja reklame yang dimiliki berstatus bodong. ’’Nanti kita panggil BPPRD-nya. Kita tanya mereka apa benar Mediavista telah membayar pajak, sementara sudah lama izinya tak diperpanjang,” kata Grafeldi.

Anggota Komisi II Ernita menambahkan, pihaknya khawatir celah seperti ini dimanfaatkan oknum-oknum untuk memperkaya diri sendiri. ’’Bahaya ini, coba kalau dilihat orang yang matanya jeli, ia kalau pajak yang dibayar mereka itu masuk ke kas daerah kalau nggak?,” sesalnya.

Terpisah, Kepala BPPRD Bandarlampung Yanwardi membantah telah memungut pajak dari papan reklame tak berizin. Menurutnya, BPPRD selalu menunggu pihak advertising melengkapi perizinan. Justru, bila membandel tim penertiban yang belakangan dibentuk siap untuk menebang papan reklame bodong. (sur/c1/sur)

Komentar

Rekomendasi