oleh

Hasil Pendataan, Puluhan 44 Billboard Bodong

radarlampung.co.id – Pendataan advertising yang dilakukan Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Bandarlampung mendapati puluhan papan reklame tidak berizin dan menunggak pajak.

Bagi yang terbukti melakukan pelanggaran telah dibuat surat perjanjian. Isinya antara lain imbauan segera mengurus izin dan pajak advertising. Jika tak ada tindak lanjut kurun waktu tiga hari, tim akan menebang papan reklame bermasalah.

Kepala Disperkim Bandarlampung Yustam Effendi mengatakan, permasalahan paling banyak adalah tidak adanya izin. ”Jadi mereka juga nggak bayar pajak. Kita kasih tenggat waktu tiga hari untuk segera diurus, jika tidak akan kita tebang,” kata Yustam, Jumat (16/11).

Hasil pendataan sementara Disperkim, sedikitnya ada 44 papan reklame tidak berizin dan menunggak pajak. Awalnya, sebut Yustam, ada sekitar 53 billboard dicurigai bermasalah.

Namun setelah dikoordinasikan dengan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Bandarlampung, terdapat 44 papan reklame bermasalah. ’’Seperti tidak berizin dan menunggak pajak,” ujarnya. (pip/sur)

 

 

 

Komentar

Rekomendasi