oleh

Jembatan Ditutup, Warga Harus Naik Rakit

radarlampung.co.id – Ditutupnya jembatan penghubung Kampung Putralempuyang, Kecamatan Waypengubuan dan Kurniamataram, Seputihmataram, Lampung Tengah membuat warga kesulitan. Warga harus menyeberangi Way Pengubuan dengan rakit.

Menurut Reza (30), warga Fajarmataram, Seputihmataram, jembatan yang dibangun oleh dana pribadi I Wayan Slamet tidak bisa dilewati sejak pagi. ”Warga menyeberang sungai dengan rakit kontraktor jembatan yang sedang dibangun. Kalau putar arah, jaraknya jauh,” kata Fajar, Jumat (16/11).

Diketahui, pemilik jembatan yang tinggal di Kampung Trimulyomataram, Seputihmataram mengenakan biaya Rp3 ribu untuk pengendara motor. Ini tidak berlaku untuk pencari rumput dan anak sekolah.

Namun jalur tersebut ditutup setelah pengurus jembatan berurusan dengan aparat kepolisian. Pasalnya biaya yang dikenakan kepada warga yang menggunakan jembatan tersebut dinilai pungutan liar. (sya/ais)

 

Komentar

Rekomendasi