oleh

Lampung Masuk Daftar Provinsi Wajib Waspada Banjir-Longsor

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kemunculan potensi angin puting beliung, banjir, dan longsor akibat musim hujan dalam lima hari ke depan. Warga di seluruh daerah di Indonesia diharapkan waspada menghadapi musim hujan ini. Termasuk Lampung.
“Lima hari ke depan berdasarkan pantauan dan analisis menunjukkan curah hujan dengan intensitas lebat masih terus berpeluang terjadi yang dapat berpotensi mengakibatkan bencana Hidrometeorologi antara lain genangan, banjir, longsor, banjir bandang dan puting beliung,” kata Deputi Bidang Meteorologi BMKG Mulyono R. Prabowo, melalui keterangan tertulisnya, Jumat (16/11).
Provinsi-provinsi yang diminta mewaspadai potensi bencana di musim hujan antara lain: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Bengkulu, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Papua Barat, serta Papua.
Masyarakat diminta tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan. Seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, puting beliung, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.
Prabowo menuturkan kondisi cuaca tersebut diakibatkan menguatnya massa udara dari Asia dan Australia. Pulau-pulau di Indonesia diprediksi akan diguyur hujan lebat dalam lima hari ke depan akibat fenomena tersebut.
“Kondisi cuaca didasarkan oleh analisis dinamika atmosfer dimana menguatnya massa udara dari Asia dan Australia mempengaruhi pembentukan daerah tekanan rendah dan pola-pola sirkulasi di sekitar wilayah Indonesia. Selain itu, aliran massa udara basah dari Samudra Pasifik dan Samudera Hindia yang masuk ke wilayah Sumatera, Jawa hingga Kalimantan, Sulawesi Utara, dan Maluku Utara turut mendukung pertumbuhan awan hujan,” ucap Mulyono.
Selain itu, BMKG juga memperingatkan terkait potensi gelombang tinggi mencapai 2,5 sampai 4 meter yang terjadi di Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa.
“Sedangkan potensi gelombang tinggi 2.5 hingga 4.0 meter diperkirakan terjadi di Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa,” jelas Prabowo. (net/dtc/sur)

Komentar

Rekomendasi