oleh

Tangani 20 Kasus Sengketa Pemilu, Dua Tidak Dikabulkan

radarlampung.co.id – Sebanyak 20 kasus sengketa Pemilu 2019 tercatat  di Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Dua di antaranya tidak dikabulkan oleh majelis hakim.

Anggota Bawaslu Lampung Divisi Sengketa Hermansyah mengatakan, perselisihan yang ditangani tercatat sejak pertama kali Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan daftar caleg sementara (DCS). Dari 20 kasus, 10 di antaranya diselesaikan melalui mediasi.

”Ya, seperti kita ketahui. Proses sengketa bisa diselesaikan dengan dua cara. Pertama mediasi. Jika tidak mencapai kesepakatan, maka dilanjutkan dengan adjudikasi,” kata Herman melalui pesan WhatsApp, Jumat Jumat (16/11).

Untuk kasus yang sepakat dimediasi antara lain caleg eks koruptor dari Partai Amanat Nasional (PAN) di Lampung Tengah yang diproses berdasarkan laporan masyarakat. Kemudian kasus caleg Partai NasDem di Lampung Utara, Pringsewu, dan Tanggamus.

”Sisanya, berlanjut ke persidangan. Misalnya kasus PSI di Bandarlampung. Kemudian caleg eks koruptor. Mulai salah satu caleg Partai Gerindra di Tanggamus dan Golkar Lampug Timur. Itu berakhir pada persidangan semua,” urainya.

Dari seluruh kasus sengketa di kabupaten/kota atau provinsi, kebanyakan yang ditangani adalah soal caleg eks koruptor yang dicoret dalam DCS maupun DCT (daftar caleg tetap). Kemudian ketidaklengkapan berkas pencalonan sehingga dalam penetapan langsung dicoret oleh KPU setempat. (rma/ais)

Komentar

Rekomendasi