oleh

Bocah Korban Lion Air Pringsewu Teridentifikasi

radarlampung.co.id – Penantian keluarga almarhum Wahyu Alldila mendapat kepastian. Sang anak, Xerdan  Fachridzi (4) yang juga menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610 teridentifikasi, Sabtu (17/11).

Salah seorang kerabat almarhum Wahyu, Meliasari mengatakan, pihaknya mendapat kabar tersebut Sabtu sore (17/11). ”Tadi dikabari mbak Nuni (ibu Wahyu, Red). Jenazah Xerdan sudah teridentifkasi. Kita sudah memberi tahu keluarga di Pringsewu,” kata Meliasari kepada radarlampung.co.id, Sabtu malam.

Dilanjutkan, Nuni Hesti Setianingsih, ibu Wahyu masih berada di Jakarta saat dihubungi tim DVI Mabes Polri. “Sebelum Zuhur. Katanya tim DVI berhasil mengidentifikasi jenazah Xerdan,” sebut Meliasari.

Saat itu, ibu Xerdan sedang pulang ke Bangka. Sementara pamannya yang juga menunggu identifikasi, sedang pergi ke Bekasi. Hasil identifikasi diterima Nuni dan Kiki, adik Wahyu. ”Mengingat sudah malam hari, disepakati pemulangan jenazah Xerdan dilakukan besok,” ujarnya.

Namun berbeda dengan sang ayah, Xerdan akan dimakamkan di Pangkalpinang, Bangka Belitung. Jenazah akan diterbangkan dengan penerbangan pertama, Minggu (18/11). Delapan anggota keluarga turut serta.

Sebelumnya, jenazah Wahyu terlebih dahulu teridentifikasi. Ia dimakamkan di TPU Gunung Kancil Pringsewu Selatan, Rabu (7/11). Wahyu bersama anaknya Xerdan Fachridzi menjadi korban saat hendak pulang ke Pangkalpinang. (sag/ais)

Komentar

Rekomendasi