oleh

Napi Gantung Diri, Lapas Narkotika Tingkatkan Kontrol Blok

radarlampung.co.id – Kasus gantung diri narapidana (napi) Raga Susanto (26), warga Karimun Jawa, Sukarame, Bandarlampung, membuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Bandarlampung meningkatkan pengawasannya. Untuk mengantisipasi kejadian serupa, pihak Lapas menyatakan akan melakukan kontrol blok setiap 30 menit sekali.

“Besok saya akan memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai Lapas terkait peningkatan kontrol blok,” kata Kepala Lapas Narkotika Bandarlampung Hensa melalui sambungan telepon, Minggu (18/11).

Menurutnya, peningkatan kontrol blok yang dimaksud dengan melakukan pengawasan terhadap napi setiap 30 menit sekali. “Sebelumnya satu jam sekali. Nah, ini kita lakukan 30 menit sekali agar para napi tidak melakukan kegiatan yang aneh-aneh,” ujarnya.

Selain meningkatkan kontrol blok, Hensa juga menyatakan akan menggalakan penguatan mental para napi melalui pembekalan. “Seperti nantinya akan kita isi dengan kegiatan pengajian dan ceramah keagamaan,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang narapidana Lapas Narkotika Bandarlampung, Raga Susanto (26) warga Karimun Jawa, Sukarame, Bandarlampung ditemukan bunuh diri di kamarnya Blok DII, Jumat (16/11) dinihari sekitar pukul 05.00 WIB. (ang/kyd)

Komentar

Rekomendasi