oleh

Abu Vulkanik GAK Mengarah ke Kecamatan Rajabasa

radarlampung.co.id – Pos Pemantau Gunung Anak Krakatau (GAK) menyatakan abu vulkanik masih menyebar. Namun arahnya hanya ke Kecamatan Rajabasa. Ini juga dipengaruhi faktor angin yang mulai tenang.

Kepala Pos Pantau GAK Andi Suwardi, mengatakan, tremor terjadi terus menerus. Meski begitu, GAK tidak mengeluarkan kabut asap.

“Kondisinya seperti kemarin (Minggu, Red). Masih mengeluarkan abu,” kata Andi dihubungi Radar Lampung.co.id, Senin (19/11).

Terpisah, Sekretaris Desa Tejang, Pulau Sebesi Syamsiar membenarkan masih banyak abu dari letusan GAK yang menyebar di kawasan itu. Meski begitu, tidak berdampak besar terhadap masyarakat.

“Masih banyak (abu vulkanik). Tetapi warga masih beraktivitas seperti biasa. Tidak memengaruhi apapun,” ucapnya.

Terkait isu abu vulkanik yang panas, Syamsiar membantahnya. Hanya saja, abu vulkanik menyebabkan rasa perih ketika mengenai mata.

“Info itu tidak benar. Buktinya warga masih beraktivitas seperti biasa. Memang, kalau abu mengenai mata, akan menyebabkan perih. Karena itu saat mau beraktivitas, warga menggunakan kaca  mata,” urainya. (rnd/ais)

Komentar

Rekomendasi