oleh

Anggaran Pembangunan Rp739 M Belum Terserap

radarlampung.co.id – Hingga November 2018, serapan kegiatan  fisik di lingkungan pemprov Lampung masih 71,2 persen. Sementara serapan anggarannya baru 68,74 persen.

Dari sisi pekerjaan, dari total 2725 paket, baru tersealisasi sebanyak 1737 paket. Sementara dari sisi keuangan, dari pagu sebesar Rp3,062 triliun, baru realisasi Rp2,323 triliun. Artinya ada Rp739 miliar lagi yang belum terserap.

Berdasarkan informasi dari situs Tim Evaluasi Pengawasan Realisasi Anggaran (Tepra) hingga Oktober 2018, dari total paket pengadaan barang dan jasa sebanyak 2.725 paket baru terealisasi sebanyak 1.737 paket.

Terdiri dari 961 paket senilai Rp84,89 miliar dengan klasifikasi kurang dari Rp200 juta. Kemudian 625 paket senilai Rp519,34 miliar dengan klasifikasi Rp200juta-Rp2,5 milliar. Kemudian, 144 paket senilai Rp1,044 triliun dengan klasifikasi Rp2,5miliar-Rp50 miliar. Kemudian tujuh paket senilai Rp680,9 miliar dengan klasifikasi diatas Rp50 miliar.

Plt. Asisten II bidang Ekbang, Taufik Hidayat mengatakan hal ini disebabkan proses Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) Lampung 2018 yang baru dirampungkan menjelang Oktober.

Kendati demikian, dia mengaku tetap mengejar angka 100 persen di akhir tahun. “Kita dorong bagaimana serapannya bisa maksimal. Ini kan penambahan lelang di perubahan. Hitungannya yang sudah lelang, itu yang kita kejar penyelesaiannya. Jika tidak cukup waktunya bisa di tahun depan. Asalkan belum masuk lelang,” katanya saat dihubungi radarlampung.co.id, Selasa (20/11). (abd/kyd)

Komentar

Rekomendasi