oleh

Tiga Hari Hilang di TNBBS, Akhirnya Ditemukan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Setelah dinyatakan hilang dalam kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS) sejak Sabtu (17/11), Maryadi warga Pemangku VI Wayhalipu, Pekon Kegeringan, Kecamatan Batubrak, Lampung Barat akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di Pekon Tembelang, Kecamatan Bandarnegeri Suoh (BNS) Selasa (20/11).

Maryadi masuk kedalam hutan berniat mencari hasil bumi untuk dijual, namun kepergiannya sejak Sabtu (17/11) menaruh kekhawatiran keluarga. Pasalnya saat sore hari bahkan hingga Minggu pagi (18/11) Maryadi tak kunjung kembali, sehingga keluarga memutuskan melapor ke aparat pekon dan sebagian warga mulai melakukan pencarian.

“Setelah tiga hari melakukan pencarian tepatnya sejak Minggu (18/11) lalu, alhamdulillah, Maryadi berhasil ditemukan dalam keadaan selamat di Pekon Tembelang, Kecamatan Bandarnegeri Suoh, sekitar pukul 13.00 Wib, cukup jauh memang. Saat itu ditemukan warga di pinggir jalan kondisinya masih lemas,” ungkap Peratin Kegeringan Sofyan Hadi.

Usai ditemukan warga, lanjut dia, Maryadi langsung diantar pulang ke kediamannya di Pemangku Wayhalipu. Setibanya di rumah, pihak keluarga menghubungi aparat kepolisian, TNI, dan masyarakat yang saat itu tengah melakukan pencairan guna mengabarkan bahwa Maryadi telah ditemukan.

Selain dalam kondisi lemas, saat ditemukan, di beberapa bagian tubuh Maryadi juga terdapat luka akibat tertusuk duri, saat itu korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Alimuddin Umar untuk diberikan pertolongan medis.

Terpisah, Kapolsek Sekincau Kompol Suharjono S.H., mendampingi Kapolres AKBP Doni Wahyudi, S.Ik., membenarkan hal itu. Menurutnya Maryadi ditemukan sekitar pukul 13.00 WIB di Pekon Tembelang, Kecamatan BNS, Selasa (20/11).

“Sudah ditemukan, tidak ada tanda-tanda kekerasan atau hal yang berkaitan kejahatan, ini murni tersesat. Anggota sudah kami perintahkan membawa korban ke RSUD AU untuk diberikan penangan medis agar kondisinya kembali stabil,” pungkasnya. (edi/sur)

Komentar

Rekomendasi