oleh

Hafal Al Quran Semudah Bicara

radarlampung.co.id – Beragam metode bisa dipakai untuk menghafal Al Quran telah beragam. Salah satunya melalui metode Hypno Tahfizh. Metode ini memadukan unsur Hypnosis untuk membantu menghafal Al Quran.

Master Trainer Hyonotahfidzh Ustaz Fahrur Razi menjelaskan, stigma seseorang saat mendengar kata hypnosis terkadang negatif. Padahal, hypnosis bisa diarahkan ke hal positif seperti untuk menghafal Al Quran. Hal ini terungkap dalam program Sudut Pandang Bersama Bang Aca di Radar TV, Rabu (21/11).

Dalam acara yang dipandun Chairman Radar Lampung Grup H. Ardiansyah itu, turut hadir sebagai narasumber Direktur Global Potensi (Lembaga Trainer Center Lampung) Yeni dan Selvi Astari, pemerhati tahfizh.

“Awalnya saya coba metode ini dengan usia balita, lalu remaja dan berlanjut ke orangtua. Ternyata, masing-masing usia, memiliki metode yang berbeda dalam menghafal Alquran. Metode ini lah yang akhirnya saya pakai dalam menghafal Alquran,” ungkap Fahrur Razi.

Menurutnya, metode Hypno Tahfizh ampuh untuk dipakai menghapal Al-Qur’an. Sebab, metode tersebut dapat meyakinkan seseorang untuk mudah menghafalnya. “Permasalahan manusia ini kan kalau sudah melihat Alquran setebal itu takut dan malas ingin menghafal Alquran. Nah, dengan metode Hypno Tahfizh ini, kita buat orang itu yakin dan percaya bahwa Ia mampu menghafalnya. Intinya menumbuhkan semangat untuk menghapal,” ujar Fahrur.

Penggunaan metode Hypno Tahfizh, ada beberapa langkah. Salah satunya mengakses pikiran bawah sadar. Dengan membuat seseorang merasa nyaman, tenang dan rileks. Setelah pikiran bawah sadarnya bekerja, tahap demi tahap menghafal Alquran.

“Tapi yang harus pahami, metode Hypno Tahfizh ini adalah sebuah alat. Jangan sampai mentang-mentang di Hypno lalu langsung bisa hafal Alquran tanpa membacanya. Bukan seperti itu, tapi, ini adalah sebuah alat, seseorang harus terus menerus menghafalnya,” tegasnya.

Namun, Fahrur belum dapat memastikan dalam satu juz dapat menghafal berapa hari. Sebab, tergantung dari orang tersebut sebatas mana semangatnya dalam menghafal Alquran.

“Pengalaman saya, ada salah satu peserta yang ingin cepat menghafal Alquran, orang itu tanya sama saya, kira-kira berapa hari Dia menghafal Alquran, saya jawab paling 90 hari. Lalu, Dia ngomong terlalu lalu, lantas menantang saya apakah Dia bisa menghafal Alquran dalam waktu 30 hari (satu hari satu juz), karena saya lihat semangatnya membara, saya langsung tegaskan Bisa. Dan dengan semangatnya itu, saya arahkan dengan metode Hypno Tahfizh, akhirnya Dia bisa menghafal Alquran dalam waktu 30 hari,” bebernya.

Jadi, metode Hypno ini, merubah pikiran yang susah menjadi mudah. Setiap orang, memiliki mental blok (hambatan secara mental/psikologis yang menyelubungi seseorang). Dengan menggunakan terapi hypno Tahfizh ini, mental bloknya dihilangkan.

“Makanya, sebelum menuju menghafal Alquran, tahap pertama kita terapi dulu, sebatas mana kondisi dan emosi seseorang. Lalu, kita bantu untuk mempercepat dan mempermudah menghafal Alquran,” jelasnya.

Direktur global potensi (lembaga trainer center Lampung), Yeni mengatakan, metode Hypno Tahfizh ini, sangat berpotensi baik dalam menghafal Alquran. Karenanya, akan digelar workshop metode Hypno Tahfizh yang akan di gelar pada 25 November.

“Kalau ada yang mau tahu bagaimana metode Hypno Tahfizh, silahkan daftar di Radar Lampung. Jangan ragu dan takut, menghafal Alquran itu mudah, nanti dalam workshop dijelaskan lebih detail,” katanya.

Pemerhati Tahfizh, Selvi Lastari mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ingin menghafal Al Quran di Provinsi Lampung. “Banyaknya masyarakat yang ingin menghafal Alquran, ini menjadi tren tersendiri di kalangan pengajian-pengajian, termasuk pengajian di kampus Unila,” ucapnya.

H. Ardiansyah menambahkan, metode tersebut patut dicoba. Sebab lanjut dia, jika tidak dicoba maka akan percuma. “Sebanyak apapun metode, kalau tidak di coba, akan percuma. Saya merekomendasikan metode Hypno Tahfizh ini, karena metode ini sudah ada penyesuaian umur dalam mengajarkannya. Yang terpenting adalah, di coba dan berlatih terus menerus,” kata Bang Aca, sapaan akrabnya. (yud/wdi)

Komentar

Rekomendasi