oleh

Dilarang Ada Keramba di Bendungan Way Sekampung

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimulyono menegaskan, kelak setelah bendungan Way Sekampung di Pekon Bumiratu, Kecamatan Pagelaran, Pringsewu selesai dibangun, meski diperbolehkan untuk budidaya ikan namun dilarang dengan sistem keramba.

“Saat pelaksanaan pasti ada manfaatnya. Setelah selesai pun bisa menjadi daerah wisata dari segi pengelolaan lingkungan pengelola bendungan,” terangnya.

Belum lagi pemanfaatan airnya. Di mana ada 70 juta M3 yang dapat dimanfaatkan untuk perikanan. “Tak boleh ada keramba,” tegasnya.

Pelarangan budidaya sistem keramba karena dinilai dapat merusak kualitas air. “Kalai perikanan tangkap bisa,” pesannya.

Terkait pelaksanaan pembangunan, tak dapat dipungkiri mendapat pujian dari Menteri PUPR. Di mana menurutnya metodelogi pembangunan bendungan Way Sekampung yang sudah mencapai 42 persen itu dinilai bagus. “Kita lihat rapi pelaksanaanya matang. Mengatasi longsor tebing dengan menanam pohon tak harus dibeton. Cara ini sudah pernah diterapkan di Luwikeris Tasik Malaya,” terangnya.

Usai meninjau lokasi dengan mobil  melalui jalan perpaduan cor beton dan tanah merak naik turun bukit menjelang magrib rombongan  Menteri PUPR meninggalkan lokasi menuju Bandarlampung. (sag/sur)

Komentar

Rekomendasi